Saat kamu mengecek pesan yang masuk di Whatsappmu, mungkin saja akan membuatmu terbantu atau sebaliknya. Khususnya untuk informasi Broadcast-an, biasa ditemui salah satunya pada grup keluarga. Pesan yang terlihat, biasanya dapat membahas apapun seperti kesehatan, agama, politik dan lain sebagainya.

Semua itu adalah salah satu hasil dari berkembangnya teknologi internet, namun itu baik jika informasinya benar. Jika tidak? Namanya “Hoax”, dimana itu adalah informasi palsu atau berita bohong, yang terkadang dibuat seolah-olah benar terjadi. Untuk bahasan yang sifatnya memprovokasi, lewat ujaran kebencian, itu sangat membahayakan.

Disetiap tahunnya dapat dipastikan ada hoax yang viral, yang paling berdampak kesemua lini. Jika kita mengingat pada tahun 2018, merujuk pada siaran pers Kominfo, tentang konten hoax yang paling berdampak.

Cek Pesan di Whatsapp Hoax Atau Bukan

Hoaks Ratna Sarumpaet di urutan pertama

Berita penganiayaan Ratna Sarumpaet oleh sekelompok orang, berawal dari Facebook yang disebarkan lewat Twitter, dan pastinya tidak ketinggalan merembet ke aplikasi chat dan media sosial lainnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan Kepolisian, info tersebut adalah hoax.

Hoax dapat meresahkan masyarakat, apalagi jika konten menjadi viral, dan dapat ditemukan dimana saja. Masyarakat akan merasakan itu penting dibahas, atau juga ada yang merasa itu tidak penting. Untuk itu, semua dari diri kita. Bagaimana menanggapi informasi-informasi yang ada. Berikut ini, NoLimit berikan tips untuk menentukan pesan atau informasi di Whatsapp hoax atau tidak.

Fokus Dengan Kata Kunci Utama

Jangan sampai ketika kamu membaca suatu informasi, kamu tidak memahami maksud sepenuhnya. Apalagi jika kamu langsung percaya begitu saja, kata kunci disini adalah dengan kamu melihat kata apa saja yang sering muncul sebagai penekanan informasi. Katakan yang di bahas adalah “Ratna Sarumpaet“, maka fokuslah pada tokoh atau bahasan tersebut.

Cari Di Google

Setelah kamu sudah tahu kata kunci dari informasi tersebut, cek di mesin pencari seperti Google. Kata “Ratna Sarumpaet” dapat kamu ketik atau copy paste. Lalu, setelahnya akan keluar pembahasan seputar “Ratna Sarumpaet“, jika itu diberitakan oleh banyak portal media terpercaya kamu tetap harus membaca isinya. Namun, jangan hanya membaca sebagian informasi atau satu media saja, untuk memperkuat fakta yang ada. Lalu, bandingkan dengan apa yang tersebar di Whatsapp.

Viral Bukan Berarti Benar

Ini yang harus kamu tanamkan, walau terkadang ada benarnya, namun tetap lebih baik mencari tahu lebih dahulu. Terkadang, pesan di grup satu dengan yang lain via chat itu isinya sama. Biasanya tersebar, karena dianggap benar, atau ada kalimat “Sebarkan pesan ini, untuk menyelamatkan negara Indonesia” dan sejenisnya tergantung tema informasinya. Seakan pesan tersebut dapat membantu untuk sesuatu yang lebih baik.

Periksa Link

Biasanya, pemberitaan yang tersebar di Whatsapp tersebut memberikan link atau sumbernya. Kamu harus pastikan link tersebut dapat dibuka dan menuju pemberitaan yang sebenarnya. Bandingkan, lalu simpulkan. Karena ditakutkan ada kata atau kalimat yang diganti, sehingga merubah makna. Kamu harus curiga dengan pemberitaan tanpa link sumber, link tidak bisa dibuka, atau isi dari link tersebut tak meyakinkan.

Kontrol Diri Lebih Ketat

Jika terganggu dengan grup chat yang selalu menyebarkan hoax, maka lebih baik kamu keluar saja dari grup tersebut. Namun, bisa diawali dengan menegor dahulu orang penyebar hoax, berdiskusi. Dan jangan sampai jadi perdebatan, yang ujung-ujungnya dapat bertengkar. Jika dalam hal ini kamu memang tidak dapat keluar dari grup tersebut, minimal kamu dapat silent grup tersebut. Secara bawaan, pengaturan grup Whatsapp akan tetap memberimu notifkasi jika ada orang yang tag kamu.

Itulah lima cara untuk membuktikan hoax atau tidak informasi di Whatsapp, jangan malas untuk mengecek setiap informasi ya!