Pengertian pemantauan media adalah menganalisa berbagai konten yang berhubungan dengan perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui tren terkini serta dapat membuat konten yang dapat mengikuti tren namun tetap sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Jadi, bukan sekedar mencari konten-konten viral di media sosial tapi juga harus relevan dengan perusahaan. Hal ini akan membantu perusahaan meningkatkan brand awareness pada calon konsumen.

Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut mengenai pemantauan media beserta manfaatnya secara lengkap.

Apa Itu Pemantauan Media?

Seiring dengan perkembangan zaman, kini berbagai aktivitas bisnis dapat dilakukan secara online. Mulai dari menganalisa pasar, membuat tren, memasarkan produk, dan lain sebagainya. Maka dari itu, Media Monitoring Indonesia sangat penting dalam menjalankan bisnis untuk para pengusaha di era digital seperti sekarang ini. 

Sebenarnya, terdapat dua istilah yang saling berkaitan satu sama lain yaitu social media monitoring dan social media listening. Kedua istilah tersebut memiliki perbedaan namun saling melengkapi satu sama lainnya. 

Secara garis besar, pemantauan media ini berhubungan langsung dengan konsumen. Jadi, konsumen yang menghubungi perusahaan terlebih dahulu terkait produk atau jasanya. Bisa berupa komplain, kritik, saran, maupun ulasan baik. Pada pemantauan media, perusahaan harus menanggapi semua hal tersebut dengan baik meskipun mendapat komplain.

Dengan media monitoring ini, perusahaan dapat mengetahui bagaimana kelebihan dan kekurangan produknya. Selain itu, juga bisa membaca tren masyarakat sehingga mampu memberikan produk yang dapat disukai pasar. Tentunya tanpa mengurangi nilai utama perusahaannya. 

Sementara itu, social media listening tools berfungsi untuk mengetahui cara yang tepat untuk mempromosikan produk. Hal tersebut dianalisis dari hasil pemantauan media. Jadi, antara media monitoring dan listening monitoring berkaitan satu sama lain.

Manfaat Pemantauan Media 

Media monitoring Indonesia memiliki beberapa manfaat untuk para pebisnis, diantaranya sebagai berikut.

  1. Brand Sentiment Analysis

Anda dapat melihat bagaimana pandangan konsumen terhadap suatu brand. Pandangan tersebut bisa bersifat negatif maupun positif. Brand sentiment analysis ini dapat digunakan untuk sosial media dan media internet lainnya. Hasilnya dapat dipantau dengan baik menggunakan pemantauan media.

  1. Competitor Analysis

Dengan menggunakan pemantauan media, Anda juga dapat mengetahui bagaimana kelebihan dan kekurangan kompetitor. Hal tersebut dapat membantu untuk membuat perencanaan strategi yang lebih baik dengan mempelajari kompetitor dari berbagai sisi. Selain itu juga dapat mencari peluang-peluang baru serta menghindari ancaman dari lawan.

  1. Customer Insight

Perusahaan harus mengetahui apa saja yang dibutuhkan pelanggan dengan menggunakan customer insight. Hal tersebut bisa didapatkan dengan berinteraksi secara aktif sehingga dapat terjalin hubungan yang baik dengan konsumen.

Customer insight dapat membantu perusahaan untuk memasarkan produk, menjual produk, dan melayani konsumen dengan lebih baik.

  1. Share of Voice and Buzz Social

Ini merupakan berbagai pendapat dari konsumen mengenai brand Anda. Share of voice akan menunjukkan urutan perusahaan Anda dengan kompetitor dalam kurun waktu tertentu. Hal ini sangat penting untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dengan produk layanan atau jasa yang diberikan. 

Apabila terdapat pembicaraan negatif artinya perusahaan harus segera mencari cara untuk memperbaiki layanan yang diberikan. Sedangkan jika positif maka harus terus meningkatkan pelayanan guna mempertahankan pandangan konsumen terhadap brand.Dengan memahami pengertian pemantauan dan manfaatnya, maka Anda dapat mengetahui pentingnya social media mentoring. Untuk melakukan pemantauan media, Anda dapat menghubungi NoLimit yang sudah profesional di bidang social media monitoring Indonesia. Jadi, bisnis yang dijalankan dapat terus berkembang mengikuti trend yang ada.