Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir satu tahun hingga saat ini. Meskipun tidak stabil, pembicaraannya di media sosial tidak pernah ada hentinya. Apalagi menjelang dihadirkan Vaksin Sinovac hingga dihadirkannya Vaksin Sinovac yang disuntikkan pertama kali untuk Presiden Jokowi. Dengan menggunakan NoLimit Dashboard, hasil pemantauan pembicaraan terkait Vaksin pada bulan Desember hingga 2 minggu di bulan Januari cukup tinggi. Ditemukan hampir 300 ribu percakapan dari 100 ribu lebih akun media sosial. Dengan sentimen yang cenderung positif.

Selama kurang lebih pemantauan 7 minggu tersebut, terjadi 3 kali peningkatan pembicaraan yang cukup signifikan. Yaitu di awal minggu bulan Desember, dimana pembicaraannya mengenai tiba nya jutaan vaksin di Indonesia. Lalu memuncak kembali di pertengahan Desember terkait deklarasi gratisnya Vaksin tanpa syarat keanggotaan BPJS Kesehatan. Dan di tanggal 13 Januari, dimana suntikan Vaksin dilakukan pertama kali, untuk Jokowi.

Vaksin Sinovac
Vaksin Sinovac

Netizen yang membicarakan Vaksin Sinovac pun tidak sepenuhnya mendukung hadirnya Vaksin ini. Sebanyak 17% netizen menyatakan menolak Vaksin. Alasannya cukup berragam. Namun yang paling tinggi karena kekhawatirannya terhadap efek samping yang ditimbulkan setelah di Vaksin. Selain itu 19% dari netizen yang menolak Vaksin ini takut terkena suntikan saat di Vaksin.

Meski demikian, masih ada 87% netizen yang mendukung hadirnya Vaksin di Indonesia. Alasan mereka mendukung didominasi karena Vaksin Gratis dengan tanpa persyaratan keanggotaan dan keaktifan BPJS Kesehatan. Selain itu juga netizen menilai hadirnya Vaksin adalah demi kepentingan Bersama.

Bicara terkait Vaksin Gratis, pembicaraannya paling tinggi di tanggal 16 Desember dan di jam 7 malam, bertepatan pada saat Presiden Jokowi mengumumkan Vaksin Gratis dalam keterangan pers yang disiarkan Sekretariat Presiden pada 16 Desember lalu.

Pembicaraan terkait Vaksin Gratis ini ditanggapi negatif oleh beberapa Influencer, salah satunya oleh Ikram Marki dan yang merasa khawatir Vaksin Gratis ini di Korupsi.

Namun masih banyak juga Influencer yang mendukung hadirnya Vaksin seperti Sherina yang mengomentari “keluyurannya” Raffi Ahmad setelah di Vaksin. Cuitannya menuai Retweet lebih dari 32 Ribu dan jumlah Like yang hampir mencapai 120 ribu.

Bagaimanapun para kubu Pro dan Kontra Vaksin mengadukan pernyataannya, semoga Pandemi ini segera berakhir. Dengan atau tanpa Vaksin. Jadi, siapkah kalian di Vaksin? Atau siap menolak Vaksin?