Pada tanggal 2 Maret 2020, Jokowi mengumumkan adanya warna negara Indonesia yang positif tepapar virus corona. Sebelumnya, ketika negara-negara lain terpapar, Indonesia masih belum ditemukan. Jumlah yang terpapar ada dua orang, seorang ibu berumur 64 tahun dan anaknya 31 tahun. Saat ini, dua orang itu sudah di rumah sakit.

Kejadian ini membuat respon banyak orang, obrolan yang semakin cepat tersebar karena media sosial. Khususnya di Twitter, hashtag #CoronaVirusIndonesia dan #CoronaIndonesia mewakili bahasan corona ini. Kami mencoba berbicara sesuai data di NoLimit Dashboard kami pada 28 februari sampai 2 maret 2020.

Total Pembicaraan

Untuk hashtag #CoronaIndonesia sendiri ada 154 pembicaraan, dalam hal ini tweet. Dan hashtag #CoronaVirusIndonesia jauh lebih banyak di 10.666, jika dijumlahkan dari dua hashtag tersebut berarti ada 10.820. Angka ini menunjukkan jika benar corona adalah virus yang dibicarakan orang Indonesia. Dari sudut pandang manapun, seperti memberi tips agar terhindar dari virus ini, dan lain sebagainya.

Siapa yang paling banyak membahas?

Media

Twitter dari Detik adalah yang paling banyak membahas seputar virus corona, sampai 62 tweet. Dari jumlah tersebut, ada satu dengan engagement tertinggi, dilihat respon seperti like, retweet sampai balasan.

Tweet tersebut mendapat respon dari pengguna Twitter lain, seorang politikus. Yang bukan menyinggung Detik, namun berita yang Detik bagikan membahas apa yang dikatakan Menteri Kesehatan.

Non Media (Followers tertinggi)

Juru bicara Jokowi, Fadjroel Rachman tak jarang terlihat di beberapa media. Di Twitter sendiri, tweet yang ia keluarkan mendapat respon yang banyak.

Tweet Fadjroel Rachman, yang mendampingi Jokowi

Tweet Terviral (Siapapun)

Akun diatas membuat thread Twitter, pengetahuan seputar virus corona. Thread ini di retweet sampai tujuh ribu retweet dan 11,3 ribu pada 6 maret 2020.

Bagaimana? Apa kamu juga menjadi satu dari banyak orang yang membahas virus ini di Twitter? Semoga kita sehat selalu!

Ahmad Nuari Ramadhan
Social Media & Content Marketing at | Website

Rama writes implicity or explicity. Engaged in media and technology. When writing, he tries to feel what other people feel.