UMKM memiliki singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah. UMKM di Indonesia menurut Jokowi selaku presiden RI, mencapai 56 juta. UMKM sendiri semakin dikenal sejak adanya industri e-commerce di Indonesia. Dengan e-commerce, UMKM terbantu untuk menjual produk mereka tanpa kesulitan. Dalam sebuah bisnis, Media Listening Tools dapat membantu para pelaku UMKM lebih memaksimalkan bisnis mereka.

Social Media Listening Tools, memiliki fungsi yang beragam, tergantung apa yang kamu butuhkan. Namun, secara keseluruhan Social Media Listening Tools membantumu dalam membuat sebuah startegi. Strategi yang seperti apa? Simak point-point dibawah ini.

1. Strategi Marketing yang Tepat

Dengan social media listening tools, kamu dapat mengetahui bagaimana target pasar kamu membicarakan brand atau apa yang kamu jual. Setelah kamu mengetahui itu, startegi marketing atau promosi yang kamu lakukan dapat menyesuaikan dengan apa yang target audience kamu bicarakan. Jika pembicaraannya adalah negatif, kamu dapat ambil baiknya. Bagaimana produk atau jasa dapat dikembangkan dengan lebih baik. Dan jika positif, berarti sangat baik untuk kamu. Berarti apa yang kamu jual memnag tepat sasaran. Tak terkecuali untuk melihat citra merek kamu. Dengan pemanfaatan social media listening tools, dan hasilnya dapat dimanfaatkan dengan baik. Maka, usaha promosi atau marketing yang kamu lakukan dapat berjalan dengan efesien.

2. Mengetahui Apa yang Dilakukan Kompetitor

Dalam point ini kamu juga dapat tahu, bagaimana kompetitor kamu bergerak. Khususnya dalam digital atau media sosialnya. Startegi yang sudah kamu rancang pada saat kamu dilihat oleh netizen tak selamanya berjalan baik. Namun juga harus diimbangkan dengan mengetahui kompetitor kamu, kamu dapat tahu juga bagaimana kompetitor kamu juga dibicarakan. Kamu dapat isi kekurangannya, untuk dapat ada di posisi yang lebih unggul dimata konsumen. Sebut saja kompetitor pelayanan customer service nya buruk dan lambat, kamu dapat menambal kekurangan itu dengan customer service yang lebih unggul. Sehingga, dapat kecenderungan kompetitor dibandingkan dengan brand kamu. Sehingga mempengaruhi citra brand juga penjualan kamu.

3. Ketahui Lebih Detail

Saat ini, media sosial digunakan sebagai tempat bercerita, dan berkeluh kesah. Pembahasan seputar produk atau jasa juga dengan lebih mudah disebar, sehingga diketahui banyak orang. Jika pembicaraan baik akan menguntungkan, namun tidak jika buruk. Beberapa kata kunci di media sosial yang biasa digunakan, sebut saja apa yang anda jual adalah jam tangan. “jam tangan keren”, “jam tangan murah” atau “jam tangan bagus” digunakan untuk pengguna media sosial mencari informasi. Perbincangan atau apa yang kamu dapatkan dari keywoard tersebut dapat kamu jadikan bahan riset. Dimana kamu dapat menumukan banyak kesimpulan, mulai dari inovasi untuk produk sampai membuat produk baru yang belum ada!

Baca juga: Cara Buat Event yang Lebih Efektif

Ahmad Nuari Ramadhan
Social Media & Content Marketing at | Website

Rama writes implicity or explicity. Engaged in media and technology. When writing, he tries to feel what other people feel.