Pemberitaan seputar virus corona terus berkeliaran di berbagai media. Namun jangan sampai virus corona sendiri berkeliaran pula di Indonesia. Walau sudah ada WNI yang diduga terkena virus ini, seperti di Bandung dan di Jambi juga beberapa wilayah lainnya. Tetapi, belum ada yang dinyatakan positif mengidap virus ini di Indonesia. Namun, kepanikan atas virus ini cukup dirasa wajar. Terlebih lebih baik mencegah daripada mengobati.

Awal Mula

Virus ini muncul dari Kota Huwan di China. Sampai tulisan ini dibuat Kota Huwan sudah diisolasi. Huwan juga negara ini menjadi sorotan dunia, karena tersebarnya virus sudah menjalar ke negara lainnya. Virus ini bukan hanya ditakutkan Indonesia, namun Dunia. Kebanyakan dari mereka yang terkena virus ini, memiliki riwayat yang sama, yaitu adanya kunjungan ke negara China. Peringatan untuk virus ini di Indonesia, terlihat lewat trending nomor satu di Twitter dengan hashtag #INA_CoronaVirusAlert.

Virus ini pada umumnya seperti flu biasa, namun jika tidak ditangani dengan serius dapat menyebabkan kematian karena penyakit pernapasan yang akut.

Corona Saat Ini

https://twitter.com/Obor__33/status/1221631640809525248
Salah satu tweet terpopuler dengan hashtag #INA_CoronaVirusAlert.

Diatas adalah postingan pada 27 Januari 2020, mengenai virus corona oleh warga Wuhan yang telah retweet sampai 4,9 ribu dengan jumlah like 8,5 ribu.

Sebelumnya pada tanggal 24 sampai 27 Januari 2020, lewat NoLimit Dashboard kami menghimpun data yang juga sudah membahas seputar virus corona. Penulis buku yang cukup dikenal Boy Candra dengan karyanya membalas tweet Wakil Gubernur Sumatera Barat. Pandangan yang berbeda terlihat dari balasannya, lalu mengundang netizen untuk mensetujui pendapatnya. Di retweet 812 orang dengan like 2,6 ribu.

Lalu untuk akun yang paling banyak membicarakan virus corona adalah salah satu media di Indonesia yaitu Kompas dengan aku Twitternya dengan 306 tweet. Dan tweet dengan respon paling banyak adalah sebagai berikut.

Selanjutnya adalah ada akun dr. Gia Pratama dengan postingannya dengan engagement tinggi.

Para ahli mendalami lebih lanjut soal virus ini yang munculkan analisis jika virus Corona baru berasal dari ular, kelalawar atau tikus. Karena hewan tersebut dengan mudah di dapatkan di Wuhan Seafood and Meat Market. P

Saat ini virus corona di Indonesia memang belum ada yang dinyatakan positif, namun sejumlah rumah sakit di Indonesia merawat pasien yang diduga terjangkit virus ini. Langkah pencegahan tersebarnya virus ini, sudah dilakukan pemerintah khususnya di bandara. Seperti, peningkatan penjagaan pintu masuk bandara. Salah satunya Bandara di Bali, Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dan menurut kepala humas Angkasa Pura II mengatakan “Kami memberikan masker kepada petugas kami yang ada di operasional.” sebagai salah satu cara agar kemungkinan virus corona tersebar lebih sedikit.

Kesimpulan

Virus Corona cukup membuat kepanikan tersendiri di Indonesia, postingan di media sosial khususnya soal virus ini tak sedikit menuai pro dan kontra. Beragam respon dan komentar terlihat, salah satunya saran untuk pemerintah melarang warga China datang. Dan lain sebagainya. Untuk menghindarinya yaitu dengan menjaga kesehatan. Berikut yang dapat kamu lakukan:

  1. Bilas tangan dengan sabun dan air bersih.
  2. Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda dengan tangan yang tidak bersih.
  3. Pakai masker saat beraktivitas. Sebaiknya menggunakan masker N95 yang mana lebih baik dalam menyaring partikel yang lebih kecil.
  4. Kalau kamu merasakan gejala seperti flu, sebaiknya segera periksa diri ke dokter.
  5. Cukup dalam beristirahat.
  6. Perbanyak meminum air putih.
  7. Masak makanan sampai matang. Apalagi jika memasak hewan. Karena yang kita tahu, virus corona berasal dari hewan.

Itulah informasi terkait virus corona yang dapat NoLimit paparkan kali ini, semoga kita selalu sehat selalu! Selalu hati-hati, namun jangan sampai parno sendiri. Juga filter segala informasi yang didapat, agar tidak termakan berita bohong ya. Kementrian Kesehatan menghimbau, untuk masyarakat tidak panik. Juga dapat menghubungi 081212123119 atau 021-5210411 jika ada yang ditanyakan seputar virus corona.

Ahmad Nuari Ramadhan
Social Media & Content Marketing at | Website

Rama writes implicity or explicity. Engaged in media and technology. When writing, he tries to feel what other people feel.