Di era digital seperti ini, lewat teknologi internet yang semakin cepat dan terjangkau, media sosial didalamnya menjadi suatu kewajiban yang harus dimiliki setiap orang. Media sosial digunakan sebagai dasar informasi dalam kehidupan sehari-hari, entah informasi positif atau negatif. Tersebarnya informasi yang tidak benar pun tak dapat dibendung, pemilihan konten atau kategori bahasan menjadi kebebasan para penggunanya. Bagi sebagian pengguna yang berpengaruh terhadap banyak orang, seperti pejabat publik, publik figur, dan lainnya harus dapat mengatur dan memperhatikan apa yang menyangkut media sosialnya. Dengan adanya jasa seperti Social Media Monitoring Anda dapat mengetahui perbincangan baik atau buruk.

Adanya media sosial menjadi suatu celah dalam berbisnis atau sekedar untuk eksistensi diri di dunia maya. Karena era ini pula muncullah tokoh yang disebut Influencer.

Siapa itu Influencer?

Mereka adalah penggerak dalam dunia maya, berupa konten atau bahasan yang diciptakan untuk memiliki daya tarik bagi masyarakat. Terlihat dari banyaknya pengikut media sosial mereka, secara angka berbeda jauh dengan yang tidak disebut sebagai Influencer. Karena itulah Influencer dianggap sebagai pekerjaan yang kekinian, menguntungkan dan asik. Khusunya untuk para generasi milenial, Influencer ini juga dihargai keberadannya lewat salah satu acara, Influencer Award 2019.

Tak heran, jika mereka dapat membuat perusahaan atau pembisnis tertarik menggunakan mereka dalam kegiatan promosi atau marketing digital bisnis yang berjalan. Karena audience yang mengikuti Influencer tidak sedikit, juga Influencer akan lebih dipercaya dan diikuti gayanya, sehingga ketika muncul sebuah merek dibahas oleh Influencer lewat sebuah konten diharapkan berefek sama.

Influencer & Social Media Monitoring

Para influencer biasanya memiliki target yang jelas jika digunakan perusahaan dalam marketing, dikarenakan setiap influencer memiliki ciri khas sendiri. Konten yang spesifik seperti penyuka makanan yang viral atau sebuah kontroversi. Itulah yang membuat perusahaan lebih mudah dalam menentukan Influencer yang dipilih.

Bagi influencer yang memang mengedepankan eksistensinya dalam meraup keuntungan, harus membutuhkan Sosial Media Monitoring untuk memudahkan dalam mengetahui siapa yang membicarakan hal negatif atau sebaliknya tentang mereka. Khususnya orang yang pertama berbicara negatif tentang mereka, namun sebenarnya informasi yang dibicarakan tidak benar, dan menimbulkan hoax. Resiko lebih lanjut, informasi tersebut tersebar dan dipercayai oleh pengikut sang Influencer. Ini sangat menjatuhkan reputasi sehingga perusahaan yang akan menawarkan produk atau jasanya untuk dipromosikan oleh Influencer, ragu bertindak.

Walau Influencer memilki konten dan daya tarik tersendiri, namun jika harus mendetilkan siapa yang mengikuti mereka sebagai fans atau hatters cukup sulit terdeteksi. Juga untuk komentar-komentar yang tampil.

Media Social Monitoring dapat mengontrol pergerakan pengikut Anda, mulai dari apa yang dibicarakan tentang hal negatif atau positif di akun Anda. Yang diharapkan Anda dapat tahu tema apa yang dapat Anda tentukan mengikuti data yang didapat, atau hal yang dapat Anda sesuaikan untuk perkembangan karir Anda.

Media Sosial Monitoring ini sudah terlihat untuk penerapannya di Indonesia, karena perusahaan yang bergerak di bidang ini ada. Apa yang ditawarkan untuk keperluan Anda, dapat membuat apa yang Anda lakukan lebih efektif dan tepat.

Tertarik untuk mencoba?

Ahmad Nuari Ramadhan
Social Media & Content Marketing at | Website

Rama writes implicity or explicity. Engaged in media and technology. When writing, he tries to feel what other people feel.