Sebelum kita membahas mengenai alasan-alasan mengapa Twitter sangat penting untuk dipantau, bahkan membutuhkan Tools Monitoring Twitter, saya di sini akan sedikit menceritakan bagaimana Twitter bisa bertahan di saat ramainya penggunaan YouTube dan Instagram oleh para penggunanya.

Twitter merupakan salah satu media sosial yang terbilang cukup abadi di kalangan penggunanya. Di saat banyak bermunculannya Selebgram dan YouTuber di media sosial, Twitter masih bisa tetap bertahan dengan peran yang cukup berbeda, terlebih lagi di dalam kepentingan bisnis. Terkait istilah Influencer Marketing sendiri, bisa dibilang metode ini tidak begitu berlaku di Twitter. Walaupun sebenarnya masih saja ada Influencer yang bekerja sama dengan Brand di Twitter, tetapi apabila dibandingkan jumlahnya dengan media sosial Instagram dan YouTube terbilang sangatlah sedikit.

Hal yang terjadi di Twitter bukanlah praktis Marketing secara langsung, melainkan bidang Customer Service. Hampir seluruh Brand besar di Indonesia kini memanfaatkan media sosial, salah satunya, sebagai media Customer Service. Twitter merupakan media sosial yang sangat cocok digunakan sebagai media Customer Service.

Alasannya adalah karena media sosial ini berbasis Text, yang sebenarnya cukup serupa dengan Facebook, tetapi sangat berbeda dengan YouTube dan Instagram. Selain itu media sosial Twitter bersifat sangat publik, di mana apabila seorang agen menyelesaikan sebuah permasalahan atau keluhan secara terbuka, secara tidak langsung hal tersebut bisa pula dilihat dan bermanfaat untuk klien-klien lainnya.

Media Customer Service Brand

Berikut beberapa penggunaan Twitter sebagai media Customer Service oleh beberapa Brand besar:

Media Sosialisasi Pemerintahan

Selain penggunaannya sebagai Customer Service, Twitter pun banyak digunakan oleh pihak pemerintahan, baik itu personal atau pun bukan, sebagai media sosialisasi dengan warganya. Berikut beberapa contoh-nya.

Media Marketing dan Promo

Lalu pada bagian terakhir, tentu saja sebagai media promosi. Berikut kami sertakan dua contoh penggunaan Twitter sebagai media Marketing.

Mengapa Kita Harus Menggunakan Tools Monitoring Twitter?

Di sini, kita akan kembali ke permasalahan awal, yaitu terkait dengan keharusan untuk menggunakan Tools Monitoring Twitter. Dengan banyaknya penggunaan media sosial Twitter ini, tentu ada banyak pula hal yang bisa kita temukan di media ini. Sebagai contoh, ketika kita berbicara mengenai penggunaan media sosial Twitter sebagai media Customer Service, tentu ada banyak feedback yang bisa kita dapatkan terkait kepuasan konsumen, atau pengalaman konsumen terhadap produk yang kita jual.

Dengan adanya alat serupa Social Media Listening Tools ini, kita bisa lebih mudah dalam memantau, menganalisis, mengkoleksi dan menjabarkan setiap data yang masuk ke media sosial Twitter pengguna. Berikut beberapa hal yang bisa didapatkan dari penggunaan Tools Monitoring Twitter:

  • Analisis konten berdasarkan nilai Engagement
  • Analisis optimasi Campaign terhadap audiens yang sudah ditargetkan
  • Analisis Customer Behavior
  • Analisis persepsi masyarakat terkait produk
  • Analisis kompetitor di media sosial yang sama

Apabila kita melihat dari sisi Customer Service, penggunaan Tools Monitoring Twitter bisa membantu kita dalam mengkategorikan setiap pesan yang masuk ke akun kita. Dengan begitu, kita bisa memahami hal apa saja yang sering dikeluhkan, yang disukai atau mungkin bisa diperbaiki demi kepuasan para pelanggan.

Untuk penggunaan Twitter sebagai media sosialisasi personal, khususnya tokoh-tokoh penting di pemerintahan, Tools Monitoring Twitter bisa membantu membaca persepsi masyarakat terhadap setiap konten yang dibuat. Pengguna bisa memahami bagaimana respon masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah disosialisasikan melalui media sosial Twitter tersebut.