Sebelum jauh berbicara tentang Media Monitoring, kami akan sedikit membahas terkait perkembangan media saat ini. Keberadaan media, baik cetak maupun online, memegang peran vital di Indonesia sebagai penggerak aktivitas masyarakat. Hampir seluruh aspek kehidupan tak bisa dipisahkan dari media. Dari yang awalnya hanya dijadikan sumber informasi, kini fungsi media meluas hingga menjadi sarana hiburan, ruang diskusi terbuka, hingga urusan bisnis.

Perkembangan ini menghasilkan suatu kesimpulan: media adalah gambaran masyarakat yang nyata. Anda tak perlu terjun langsung ke masyarakat dan melakukan survei ke banyak tempat untuk mengetahui bagaimana pola hidup manusia saat ini. Cukup dengan media, Anda bisa mendapat data tentang apa saja yang ingin diketahui. Metode yang perlu Anda lakukan adalah media monitoring.

Sesuai susunan katanya, media monitoring adalah pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di media. Tak hanya berita dan hasil liputan, Anda juga bisa memantau aktivitas orang secara langsung di akun media sosial mereka masing-masing. Media sosial kini menjadi bidang media paling sibuk, bukan?

Baca juga artikel lainnya: BAGAIMANA MEDIA MONITORING BISA BERMANFAAT DALAM BISNIS?

Agar lebih jelas, berikut lima fungsi utama media monitoring di Indonesia yang bisa Anda simak. Tak hanya bisnis dan hiburan, bahkan dunia politik serta pemerintahan pun tak luput dari peran media monitoring.

Memantau kondisi masyarakat

Harus diakui interaksi antar masyarakat kini justru lebih banyak terjadi di internet. Berbalas komentar di media sosial, saling mention di unggahan yang menarik, bahkan hingga berkenalan dengan orang baru karena bertemu di satu topik yang sama. Fungsi media sosial memang sudah berkembang sepesat itu.

Obrolan di dunia nyata kini lebih sering membahas tentang hal-hal yang baru saja mereka temui di internet. Jika diibaratkan, media sosial adalah pusat tata surya dengan aneka topik pembicaraan sebagai planetnya. Kita sebagai pengguna internet adalah penduduk tiap planet.

Kita bebas memilih ingin berada di planet mana, membicarakan apa bersama siapa. Jika dilihat secara utuh, semua pengguna media sosial sedang mengorbit di lintasan informasinya masing-masing.

Melakukan media monitoring sama dengan berdiri di pusat tata surya. Anda bisa mengamati ragam arus informasi yang lalu-lalang di sekitar, serta siapa saja yang terlibat di sana.

Memetakan kebutuhan masyarakat

Pemantauan terhadap pemberitaan media dan aktivitas pengguna internet akan memberi Anda sebuah kesimpulan, yaitu tren terkini di masyarakat atau bisa disebut sebagai sentimen publik. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sentimen bisa diartikan sebagai pendapat atau pandangan. Artinya, media monitoring akan memudahkan Anda memahami pandangan masyarakat.

Bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis atau proyek tertentu, data tersebut akan sangat berguna. Sentimen publik dapat diterjemahkan lebih lanjut sebagai kebutuhan masyarakat. Dalam bisnis fashion misalnya, Anda perlu memantau apa yang dibicarakan pengguna media sosial tentang model sepatu, warna favorit, hingga coraknya. Pendapat mereka akan menggiring Anda pada suatu kesimpulan bahwa masyarakat menginginkan model sepatu A, dengan dominan warna B dan corak bernuansa C.

Mengenal kompetitor lebih dalam

Selain memahami pola masyarakat, media monitoring merupakan alat yang tepat untuk menyusun strategi. Tak hanya bisnis, proyek apapun yang sedang Anda jalankan tentu membutuhkan strategi untuk mencapai target. Agar hasilnya optimal, kondisi kompetitor harus masuk dalam strategi Anda.

Media monitoring memantau secara menyeluruh aktivitas pelaku dan pengguna media, termasuk kompetitor Anda. Di ranah politik, sepak terjang kompetitor sangat memengaruhi reputasi tokoh partai di mata masyarakat. Media monitoring bisa membantu memantau bagaimana pandangan masyarakat terhadap tokoh tertentu.

Setelah mengantongi informasi tentang keunggulan dan kekurangan kompetitor, Anda bisa lebih maksimal menyusun strategi. Manfaatkan celah yang diinginkan masyarakat pada kompetitor menjadi nilai plus Anda. Hal ini juga berlaku di dunia bisnis tentunya.

Menggaet influencer dan partner yang tepat

Di era digital ini, bisnis yang sukses adalah yang berhasil membangun jaringan seluas-luasnya. Anda tidak bisa lagi mengandalkan brand Anda sendiri untuk menggaet peminat. Anda butuh partner yang banyak untuk membangun sebuah jaringan pengiklanan.

Di media sosial kini ada istilah influencer, seseorang atau sekelompok orang yang menekuni bidang tertentu hingga menjadi pusat perhatian masyarakat. Para influencer ini menjadi rujukan pengguna media sosial saat memilih brand atau layanan jasa yang sesuai bidang mereka.

Anda perlu memanfaatkan mereka sebagai partner bisnis. Sedikit banyak pendapat mereka soal brand Anda memberi dampak pada minat konsumen. Menemukan influencer yang tepat untuk bisnis Anda juga bisa dilakukan dengan media monitoring. Anda hanya perlu mengamati di unggahan mana brand atau bidang bisnis Anda banyak diperbincangkan. Cari tahu siapa saja yang membicarakan dan terpusat di mana.

Menemukan media terbaik untuk proyek Anda

Anda tentu ingin publikasi bisnis atau proyek Anda menguasai semua kanal media massa, cetak dan online. Tapi hal ini cukup sulit dicapai pada tahap awal. Agar lebih optimal, Anda perlu menemukan di media yang mana bisnis Anda mendapat perhatian cukup besar. Hal ini juga bisa dicari tahu melalui media monitoring.

Kerahkan publikasi dan kampanye di semua kanal media, lalu biarkan media monitoring yang memantau bagaimana tanggapan masyarakat dan reputasi brand Anda di tiap-tiap kanal. Dari hasil tersebut, Anda bisa menyusun strategi yang lebih akurat untuk memaksimalkan marketing.