Dalam dunia pemasaran online, tentu kita semua tahu bahwa media sosial memiliki peran yang sangat tinggi untuk menunjang sebuah bisnis. Akan tetapi, kamu pasti pernah bertanya-tanya, konten seperti apa sih yang cocok untuk dibagikan di media sosial? Atau konten seperti apa yang mungkin akan disukai oleh para pengguna media sosial? Dalam artikel ini, kami akan membahas 5 jenis konten media sosial yang bisa menunjang pemasaran bisnismu secara online.

Sebelum kamu memulai lebih jauh dalam membuat konten media sosial, hal pertama yang harus diketahui adalah siapa target dari bisnismu, siapa saja audiens yang sudah kamu miliki dan informasi apa yang kemungkinan akan disukai oleh audiensmu. Dengan mengetahui tiga hal tersebut, paling tidak kini kamu sudah bisa membayangkan konten apa yang nantinya akan kamu bagikan dan cocok untuk target dan audiens yang kamu miliki saat ini.

Di sini, kami akan membantu dengan memaparkan 5 jenis konten media sosial yang bisa kamu ikuti untuk memulai pemasaran bisnis secara online. Selain itu kami pun akan memberikan contoh beberapa Brand yang juga menggunakan konten media sosial tersebut, dan berhasil mendapatkan Engagement yang tinggi di media sosial.

CONVERSATION

Konten dengan kategori Conversation adalah konten yang bertujuan untuk memulai sebuah interaksi dengan audiens yang kita miliki. Komentar dari audiensmu merupakan sebuah keberhasilan ketika kamu sudah membuat konten media sosial dengan kategori Conversation. Tidak berhenti sampai di situ, kamu pun sebisa mungkin harus turut berinteraksi di kolom komentar. Hal ini berguna untuk menunjukan bahwa brand-mu tidak hanya berbicara kepada audiens, tetapi juga turut mendengarkan dan merespon pendapat-pendapat dari audiens-mu tersebut.

Ada beberapa jenis konten yang bisa kamu coba:

  • Konten yang berupa pertanyaan
  • Konten yang menanyakan sebuah pendapat
  • Fill in blanks atau “Isilah titik-titik berikut!”
  • Konten yang menyuruh audiens untuk memilih atau polling

Berikut salah satu contoh konten media sosial Conversation dengan bentuk fill in blanks dari Instagram Grab.

Konten tersebut dibagi menjadi dua bagian, yaitu pada bagian gambar dan juga pada bagian deskripsi. Pada bagian gambar, Grab menggunakan jenis fill in blanks untuk meneruskan kalimat yang sudah disediakan. Grab pun mempertegas ajakan tersebut pada bagian deskripsi di mana mereka menulis “Ceritain yuk momen paling bahagia kalian di bulan suci”

 

EDUCATION

Pada konten Education, kamu diharuskan memberikan sesuatu yang bermanfaat dan bisa dipelajari secara langsung oleh audiens-mu di media sosial. Tujuan dari pembuatan konten dengan kategori Education ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan sebuah Brand di mata audiens mereka. Apabila sebuah Brand bergerak di bidang makanan cepat saji, makan Brand tersebut harus bisa memposisikan diri mereka sebagai ahli di bidang makanan cepat saji. Untuk mewujudkan hal tersebut, Brand tersebut harus bisa memberikan  edukasi-edukasi khusus yang berhubungan dengan produk yang dimiliki.

Jenis konten Education yang bisa kamu coba:

  • Konten berupa Tips & Trick
  • Memberikan sebuah informasi baru
  • Studi kasus
  • Infografik
  • Konten yang terhubung dengan artikel pada Blog
  • Konten yang berisi hasil dari analisis atau penelitian

Berikut salah satu contoh konten media sosial Education.

Tirto.id membuat konten yang berisikan tentang salah satu tokoh wanita, Siti Baroroh Baried, yang ternyata adalah Profesor perempuan pertama di Indonesia. Selain memberikan sedikit gambaran tentang siapa itu Siti Baroroh Baried, Tirto.id pun memberikan link khusus yang terhubung ke Blog mereka. Di dalam Blog tersebut, barulah Tirto.id membahas sejarah dari Profesor wanita pertama tersebut dengan lebih mendalam.

ENTERTAINMENT

Konten dengan kategori Entertainment sebenarnya tidak memiliki dampak langsung terhadap bisnismu. Coba ingat kembali, apa itu media sosial? Secara harfiah, media sosial digunakan untuk bersosialisasi, bukun untuk berjualan atau berbisnis. Konten Entertainment ini lah yang sebenarnya paling pas untuk dibuat di media sosial. pada awalnya. Konten dengan kategori ini memiliki kecenderungan untuk viral lebih tinggi dibandingkan kategori konten lainnya.

Berikut beberapa jenis konten dari kategori Entertainment yang bisa kamu coba:

  • Meme
  • Nostalgia
  • Giveaway
  • Konten bersifat humor
  • Kegiatan internal non-Formal

Kami mengambil contoh dari konten yang dibagikan oleh KFC Indonesia. Berikut contohnya:

Pada konten tersebut, KFC dengan sengaja membuat Meme dari maskot mereka yang mengekspresikan kebosanan akan sesuatu. KFC, dengan segala varian rasanya hadir sebagai solusi untuk menghilangkan rasa bosan tersebut. Terlihat dengan jelas bahwa konten Entertainment tersebut berhasil mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari netizen, yaitu 5 ribu lebih Likes dan juga 400 lebih komentar.

INSPIRATION

Konten dengan kategori Inspiration kerap mengundang Like dan komentar yang juga banyak, karena biasanya konten seperti ini lah yang bisa memperbaiki mood pembacanya untuk menyongsong hari dengan lebih cerah. Biasanya, setiap Brand akan rutin membuat konten yang berbentuk quote, baik itu yang dibuat oleh pihak internal mereka, atau pun mengutip dari para ahli.

Sebenarnya, konten dengan kategori Inspiration ini tidak melulu harus berbentu quote. Berikut beberapa jenis konten dengan kategori Inspiration yang bisa kamu coba:

  • Quote
  • Fakta-fakta menarik
  • Kisah inspiratif Brand atau tokoh-tokoh besar

Bank Nasional Indonesia (BNI) merupakan salah satu perusahaan yang juga rutin membuat konten Inspiration pada media sosial mereka.

Apabila kita melihat dengan seksama pada konten tersebut, BNI memilih waktu 5:50 AM untuk membagikan konten Inspiration. Pada deskripsinya, mereka memberikan pengertian lebih dalam dari Quote yang diberikan dan juga ucapan “Semangat Pagi!” untuk menginspirasi pembaca konten tersebut.

PROMOTION

Kategori konten yang terkahir adalah Promotion. Tentu saja konten Promotion ini perlu kamu buat sebagai media untuk memperkenalkan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Konten Promotion ini sendiri biasanya dibuat dengan dua jenis, yaitu Direct Promotion dan Indirect Promotion.

Direct Promotion biasanya berisikan konten yang langsung to the point menjelaskan produk atau jasa yang kamu tawarkan. Sedangkan Indirect Promotion akan membicarkan hal lain terlebih dahulu, di mana pada akhirnya produk atau jasamu lah yang menjadi solusi dari hal tersebut.

Berikut beberapa jenis konten Promotion yang bisa kamu buat di media sosial:

  • Pengenalan produk atau jasa secara langsung
  • Promo atau diskon
  • Kuis berhadiah voucher produk
  • Konten dengan Call-to-action berupa memasukan E-Mail
  • Testimoni dari klien

Berikut salah satu contoh konten Promotion yang dilakukan oleh AirAsia

AirAsia secara lugas menawarkan promo kepada audiens mereka dalam rangka pencapaian 500.000.000 penumpang yang pernah menggunakan layanan dari AirAsia. Konten Promotion dengan jenis promo ataupun diskon masih menjadi pilihan utama dari berbagai macam Brand besar, karena konten seperti ini kerap memicu aktivasi audiens untuk berinteraksi dengan Brand tersebut.

Untuk kalian yang baru saja memulai pemasaran online, hal ini tidak berarti kalian selalu harus menggunakan seluruh jenis konten media sosial tersebut. Kamu bisa mencoba terlebih dahulu beberapa jenis kategori konten tersebut. Setelah itu, pahami kategori mana yang lebih disukai oleh audiens-mu, dan media sosial mana yang cocok dengan konten-kontenmu. Apabila jawabannya sudah ditemukan, baru lah kamu bisa mengoptimalkan strategi konten media sosial-mu untuk menunjang pemasaran bisnismu secara online.