Manajemen krisis media sosial kini menjadi hal dengan tingkat terjadinya semakin meningkat. Seiring dengan kekuatan media sosial, semakin banyak krisis yang muncul ke permukaan dengan cepat karena banyaknya miskomunikasi data.

Ya, tentunya, media sosial dikenal dengan kekuatannya dalam menyebarkan informasi. Layaknya koin, segala hal mempunyai dua sisi, termasuk media sosial. Kekuatannya ini menjadi hal baik dan buruk secara bersamaan.

Saat media sosial menyebarkan informasi bersentimen positif (baik), tentunya hal tersebut akan menambah keuntungan bagi perusahaan. Namun, jika sebaliknya, hal yang Anda harus lakukan, adalah memperbaikinya dengan cepat.

Memperbaiki krisis yang muncul ke permukaan tentunya bukan hal yang mudah. Apalagi, jika krisis yang terkait dengan lembaga pemerintahan. Pemerintah ada dalam asas kepercayaan, dimana baik buruknya akan sangat sensitif bagi masyarakat.

NoLimit Indonesia, sebagai partner monitor media sosial bagi beberapa lembaga pemerintahan kini akan berbagi insight yang membahas lebih dalam mengenai cara memanajemen krisis yang muncul di media sosial. Simak lebih lanjut, yuk.

Merancang Sistem Informasi

Saat kita bermain dengan data yang mengandung informasi, tentunya mengelola sistem yang tepat merupakan keharusan. Terdapat banyak pilihan sistem yang bisa Anda rancang, apakah manual, menggunakan free tools dari Google, ataupun media monitoring.

Jika Anda mencari kepraktisan dan kematangan data, tentunya bekerjasama dengan perusahaan media monitoring yang menyediakan report dapat menjadi pilihan terbaik untuk Anda.

Klasifikasi Krisis

Saat Anda sudah memilih sistem informasi pengelolaan data media sosial, kini saatnya berangkat ke isi dari data tersebut. Mengklasifikasikan krisis yang berpotensi muncul adalah langkah penting untuk Anda. Hal ini berlaku karena bagi setiap perusahaan, tingkat kepentingan krisis bisa berbeda-beda.

Dengan mengklasifikan krisis, Anda dapat terbantu dalam memahami report data media monitoring. Tingkat pemahaman terhadap data akan membantu Anda memilih strategi yang baik.

Tim Ahli Manajemen Krisis

Hal terbaik dari memonitor krisis di media sosial adalah evaluasi dan perencanaan. Dengan memonitor krisis di media sosial, Anda dapat menjangkau informasi yang awalnya tak terjangkau secara real-time, dan bersumber asli dari masyarakat.

Berinvestasi pada penciptaan tim manajemen krisis tentunya akan sangat bermanfaat dalam fokus evaluasi dan perencanaan langkah kedepan dalam mengatasi krisis.

Komunikasikan dengan Konsisten

Datang atau tidaknya krisis, hal terpenting lainnya adalah komunikasi yang jelas dengan masyarakat di media sosial. Arahkan tim manajemen krisis yang sudah ada untuk merencanakan konten, yang berisi nilai yang ingin disampaikan lewat media sosial. Tetaplah konsisten dan Anda akan dapat meminimalisir krisis yang muncul.

Image yang terbentuk dari hasil komunikasi yang konsisten akan membantu Anda memperbaiki posisi Anda dimata konsumen saat hal itu datang.

Cara-cara untuk berkomunikasi juga dapat Anda dapatkan lewat banyak cara. Contohnya, seperti menilik cara kompettor, menilik cara-cara komunikasi brand lain di media sosial yang masyarakat suka, dan lain-lain.

Rekap dan Evaluasi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, evaluasi dapat menjadi kekuatan tak terduga dalam manajemen krisis. Lihat dan pahami baik-baik hal apa yang dapat memancing isu positif dan negatif masyarakat, dan Anda akan dapat mengelola krisis tersebut sebaik mungkin.