Hai, kamu yang baca tulisan ini pasti pernah, atau malah selalu memainkan TikTok? Setidaknya pernah mendengar namanya ya. Saat ini TikTok menjadi tren, karena video yang dibuat dengan aplikasi ini menarik. Dengan TikTok sebuah video dapat lebih terasa hidup, dengan fitur juga efek yang ada. Sehingga dapat mengekspresikan diri para penggunanya, tak jarang video-video dari TikTok menjadi tersebar dan viral di media sosial. Kebanyakan dari video tersebut menghibur dan lucu.

Dibully Bagaimana?

Sebelumnya, TikTok dikenal pada 2018 dengan salah satu penggunanya, Bowo Alpenliebe. Bowo sendiri disebut sebagai artis TikTok, karena dalam setiap video buatannya, Bowo menebar senyuman yang disukai oleh penggemarnya. Puncaknya, Bowo menjadi perbincangan netizen saat ia membuat acara meet & greet. Acara tersebut, dihargai 80 ribu sampai 100 ribu untuk satu tiketnya. Namun, para penggemar yang datang merasa kecewa dengan penampilan Bowo. Bowo terlihat tidak sesuai dengan apa yang ada di video TikTok nya.

Selain itu, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sempat memblokir layanan Tik Tok di Indonesia, karena dianggap menyebarkan konten yang tidak baik untuk anak-anak. Karena kekecewaan penggemar Bowo, dan ditambah pemblokirannya, TikTok dicap alay oleh sebagian netizen.

Baca Juga: Perjalanan TikTok di Indonesia

“Dulu, citra TikTok dipakai oleh anak-anak alay. Dari situ kita belajar untuk memberikan edukasi terhadap anak-anak muda bagaimana menggunakan Tik Tok yang baik dan benar,” ujar Dina, Head Marketing Tik Tok Indonesia.

Namun kominfo, saat ini sudah tidak memblokir TikTok. Karena beberapa permintaan Kominfo, untuk TikTok dapat diakses lagi, sudah dipatuhi oleh TikTok.

Menjadi Tren

Saat ini, orang dari berbagai kalangan lebih banyak menggunakan TikTok. Bowo sendiri merespon hal tersebut, ia mengaku geli karena mengingat dulu ia dibully. Bowo saat ini tidak lagi bermain TikTok, karena wajahnya diblokir oleh TikTok.

“Kalau dilihat-lihat sih lucu aja ngakak dulu kan aku di-bully sekarang dia ngedownload main Tik Tok ya kan, aku udah kering dia baru nyebur,” kata Bowo.

TikTok terus berinovasi, lewat konten dan efek yang disediakan. Jika kamu mengikuti akun Instagram artis-artis Indonesia, beberapa dari mereka memposting Insta Story dengan watermark khas TikTok. Ini terjadi karena selain mereka mengupload dan membuat video di aplikasi TikTok, mereka juga membagikannya di Instagram. Ini memperlihatkan seberapa seru dan trennya penggunaan TikTok. Atau kamu juga percis seperti mereka?

Kita memang tidak pernah tahu apa yang terjadi dikemudian hari, termasuk apa yang kita katakan tentang TikTok. Maka dari itu, jika tidak ada yang kita sukai, berarti kita bukan target pasarnya. Tetap berpikir positif, dan memanfaatkan aplikasi-aplikasi digital dengan bijak! Jangan saling membully, karena kadang, apa yang kamu bully malah buat kamu penasaran!

Ahmad Nuari Ramadhan
Social Media & Content Marketing at | Website

Rama writes implicity or explicity. Engaged in media and technology. When writing, he tries to feel what other people feel.