Tidak hanya perusahaan yang sebaiknya menggunakan Social Media Listening Tools, namun seorang influencer juga memerlukannya. Influencer sendiri adalah seseorang yang memiliki jumlah pengikut yang tidak sedikit di media sosial, mereka mempunyai hal yang menarik bagi pengikutnya. Ketertarikan itu membuat apa yang ditampilkan influencer di media sosial tersebut berpengaruh terhadap banyak hal.

Penggunaan Social Media Listening Tools, membuat para Influencer mengetahui bagaimana dirinya dibicarakan di media sosial secara keseluruhan, mulai dari media sosial Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube. Karenanya, dapat dijadikan referensi dalam menciptakan konten yang sesuai dan sangat disukai oleh netizen. Sehingga, tingkat engagement di setiap postingan, khususnya mengenai suatu produk atau jasa lebih tinggi dan efektif.

Memangnya Seefektif apa?

Mudahnya, Social Media Listening Tools membantu Influencer, seperti Youtubers, Selebgram, Tokoh Publik dan sejenisnya untuk memaksimalkan engagement media sosialnya.

Engagement yang diraih, menghasilkan banyak kemudahan untuk Influencer dalam menghasilkan uang lewat endorsement. Engagement tersebut membuat perusahaan tertarik, dalam penggunaan influencer sebagai bagian dari strategi markting mereka. Apalagi untuk Influencer dengan target pasar yang jelas dan terlihat, seperti para reviewer gadget di Youtube, yang memiliki nilai lebih karena selaras dengan perusahaan teknologi.

Gadgetin yang di sponsori oleh Tokopedia, penonton diarahkan membeli produk yang dicoba melalui link Tokopedia di bagian deskripsi video.

Selebihnya, Social Media Listening Tools juga dapat melihat pembicaraan seperti tren yang terjadi. Sehingga dapat lebih menarik perhatian pengguna lebih luas, karena tema konten tren yang dibuat dan dihubungkan dengan ciri khas sang influencer.

Seperti di awal bahasan, jika dengan Tools ini dapat mengetahui apa yang dibicarakan tentang kamu sebagai Influencer. Namun dapat juga lebih mendetil sampai kepada sentimen negatif, positif juga netral. Kamu dapat tahu apa yang dibicarakan netizen dari berbagai pandangan. Tools ini sudah disediakan oleh beberapa perusahaan di Indonesia, sesuaikan dengan kebutuhan kamu dan pelajari penggunaannya.

Semakin banyak yang menginginkan diri menjadi influencer, membuat kamu harus memiliki suatu strategi yang berbeda untuk bertahan.

Bagaiamana menurut kamu?

About the author

Ahmad Nuari Ramadhan

“You can't always get what you want, but, if you try, sometimes you just might find you get what you need .”