Omnichannel Marketing, adalah pemasaran yang mengoptimalkan semua channel yang dimiliki bisnis tersebut, dari online hingga offline. Dalam omnichannel, seluruh channel pemasaran dan sales terintegrasi menjadi satu tanpa terputus. Sementara Social Media Analytics Tools, adalah tren tools bisnis yang sering digunakan pembisnis beberapa tahun ini. Artikel ini akan membahas perpaduan antara dua strategi tersebut untuk membantu bisnis Anda.

Kenapa Harus Omnichannel?

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial dan internet sudah memakan peran besar dalam perkembangan bisnis. Namun, kita tidak dapat memungkiri variasi sikap pengguna/audience. Bahwa masih ada audience yang mungkin tidak melihat media sosial dan lebih prefer datang ke toko. Bahwa mungkin audience Anda hanya membuka media sosial tertentu saja dan tidak membuka yang lainnya.

Dalam mengoptimasi media sosial, tiada dari kita yang tahu mana yang sebenarnya menghasilkan konversi untuk bisnis kita. Semuanya dimulai dari sebuah trial-error. Sukses di brand lain, belum tentu sukses di brand Anda.

Mungkin Anda memilih dan merasa Instagram sebagai platform terbaik yang menghasilkan konversi untuk bisnis Anda. Tapi bagaimana kalau ada pasar terselubung di Facebook Anda yang Anda tak bisa raih?

Bagaimana kalau kompetitor menyelinap di celah tersebut dan meraih pasar yang Anda tidak bisa lihat tersebut?

Begitu juga saat Anda 100% yakin bahwa Anda dapat meraih konversi dari media sosial. Bagaimana ternyata jika ada konsumen yang memberi like pada posting brand Anda di media sosial batal membeli karna ingin melihat barang secara langsung di toko?

Itulah inti dari omnichannel.

Omnichannel memastikan Anda tidak akan kehilangan pasar yang potensial dari berbagai macam platform yang ada.

4 Hal Yang Harus Anda Ingat Mengenai Omnichannel

Ketahui Customer Journey Anda

Apa itu Customer Journey? Dalam setiap proses marketing, ada tahapan pemahaman dari seorang konsumen. Tahapan ini mengantarkan konsumen dari awal mereka mengetahui brand Anda sampai dilakukannya pembelian.

Anda bisa meramu hal ini dengan menyelaraskan fungsi optimal dari setiap media sosial. Contohnya, jadikan Instagram sebagai pusat awareness untuk menyebarkan info produk Anda, blog sebagai pusat product knowledge yang meningkatkan engangement anda, website dan telfon sebagai pusat conversion Anda, sampai Twitter sebagai support dan customer care.

Customer Journey ini bisa berbeda-beda tergantung jenis bisnisnya. Anda dapat mendiskusikan hal ini dengan pakar marketing yang Anda percayakan.

Sesuaikan Jenis Konten dan Lakukan Test-Drive

Optimasikan tiap media yang ada dengan konten yang sesuai. Jangan pernah menyamakan konten secara otomatis di setiap platform yang berbeda. Hal itu hanya akan membuat spam di platform yang Anda miliki. Konsumen pun tidak akan mendapatkan value yang optimal. Ingat, omnichannel dilakukan untuk mengoptimasi pasar tersembunyi di tiap platform. Anda harus memaksimalkan konten Anda agar sampai ke pasar-pasar tersebut.

Jika Anda masih buta akan hal ini, tak apa jika Anda melakukan test-drive. Post konten yang berbeda tiap platform. Foto, video, multiphoto, kuis, informasi, dan lainnya. Analisis lah konten apa yang paling disukai di tiap platformnya. Anda akan mendapatkan hasil unik yang berbeda.

Sesuaikan konten Anda dari hasil analisis. Konsistensikan dan tuai hasilnya.

Dengar dan Respon

Omnichannel marketing pada dasarnya ditujukan untuk menuai kepuasan konsumen Anda sehingga mereka bisa melakukan pembelian di platform yang mereka sukai. Maka itu, hal yang wajib untuk optimasi strategi ini: Jadilah sebaik-baiknya customer service dan kelola engangement Anda di setiap platform.

Social Media & Omnichannel Marketing

Dalam omnichannel marketing, media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan konsumen Anda. Oleh karena itu, Anda harus memanfaatkannya sebaik mungkin, tanpa mengenyampingkan platform lainnya seperti toko offline atau website.

Meski konsumen Anda menemukan brand Anda via website Anda, bukan tidak mungkin konsumen Anda mengecek media sosial Anda terlebih dahulu, dan condong menghubungi Anda via media sosial karena lebih nyaman untuk mereka.

Situasi seperti ini yang membuat media sosial menjadi bagian terbesar dari omnichannel marketing. Anda akan menaruh banyak perhatian pada media sosial Anda: dari Facebook, Twitter, Instagram, hingga mungkin Youtube. Sisanya? Hanya telefon, toko, hingga Website.

Media sosial mengambil lebih dari separuh fokus Anda dalam variasi platform yang brand Anda gunakan. Pun mayoritas audience dan calon pembeli Anda berada di media sosial. Media sosial menjadi ujung tombak pula dalam pemasaran Anda.

Baca juga: Mengapa Kita Tidak Bisa Lepas Dari Media Sosial?

Hal ini jelas mengapa kaitan media sosial dan omnichannel marketing begitu erat. Media sosial perlu menjadi fokus utama dalam strategi omnichannel Anda.

Cara Social Media Analytics Tools Membantu Strategi Omnichannel Anda

Lalu bagaimana saya mengetahui customer journey yang tepat pada bisnis saya?

Konten apa pula yang audience saya suka di tiap platformnya?

Para pengguna bisnis seringkali mempertanyakan hal ini saat mengelola konten di media sosial. Kerapkali mereka tidak mengetahui apa yang mereka hadapi di media sosial. Media sosial memang mudah dimasuki dan digunakan semua orang; tapi tidak semua orang bisa memahami sifat dari media sosial itu sendiri.

Itulah alasan mengapa tren Social Media Analytics Tools semakin berkembang di dunia bisnis. Tools ini lebih dari melihat-lihat apa yang calon konsumen Anda lakukan di media sosial; tools ini adalah tentang memahami konsumen.

Social Media Analytics Tools membantu Anda dengan menyuguhkan suatu data riset yang bisa Anda dapatkan setiap harinya. Hal ini memungkinkan Anda mengetahui dan memahami konsumen Anda secara dalam. Dari produk yang mereka suka dan tak suka, konten yang mereka suka dan tak suka, dan komplain-komplain hingga tren lain yang mungkin belum pernah Anda fikirkan sebelumnya.

Social Media Analytics Tools dapat membantu strategi omnichannel Anda teroptimasi seperti harapan Anda. Anda dapat memaksimalkan setiap platform sesuai hasil analisa yang Anda dapat dari tools tersebut. Setelah setiap platform maksimal, Anda akan menuai kepuasan dan konversi pembelian dari variasi platform yang ada.

Jika Anda masih kebingungan dengan prakteknya, Anda tidak usah khawatir. Karena di Indonesia telah hadir banyak perusahaan Social Media Analytics Tools yang siap membantu Anda.

About the author

Alika Mahroza Alya
SEO Content Writer & Marketing Associate at | alika.mahroza@nolimit.id | Website