Rabu pagi, 9 Oktober 2019 ini, media sosial dihebohkan dengan fitur baru Instagram. Hashtag #InstagramDarkMode melonjak ke Trending Topic nomor satu di Twitter.

Adam Mosseri, Head of Instagram, pun mengkonfirmasi fitur terbaru Instagram ini di akun Twitternya. Setelah sebelunya Twitter, smartphone Samsung Galaxy, browser Google Chrome, Windows 10 dan perangkat lunak iOS 13 dan MacOS Apple telah merilis fitur ini.

Dari Warganet Indonesia Tentang #InstagramDarkMode

Di Indonesia, tidak lebih dari 2 jam hashtag ini segera bertengger di Trending Topic nomor 1 dengan total 3939 Tweets di Indonesia. Mayoritas warganet, secara global atau lokal, menyambut adanya fitur terbaru ini. Di Indonesia sendiri, sambutan warganet hadir dari berbagai lapisan masyarakat. Kebanyakan tweets menyambut fitur dark mode ini dengan guyonan-guyonan unik.

Berikut adalah tweet dengan terviral (Top Talks) di Indonesia versi NoLimit Dashboard, yang hadir dari akun indrawhan.

Guyonan indrawhan ini berhasil menjadi tweet terviral nomor 1 di Twitter.

Sementara itu, Top Influencer yang turut bercuit tentang sambutannya pada #InstagramDarkMode hadir dari Bang Fiersa Besari. Fiersa berguyon tentang media sosial Whatsapp yang sampai kini belum menghadirkan fitur dark mode. Hmm, melihat dari responnya, nampaknya warganet juga menunggu-nunggu fitur dark mode dari Whatsapp, ya?

Mengapa Harus Dark Mode?

Top Tweets ke-2 Dari Influencer @andihiyat versi NoLimit Dashboard

Semenjak Twitter dan IOS 13 merilis Dark Mode, fitur ini memang menjadi salah satu hits dalam dunia IT. Dilansir dari CNN Business, dark mode adalah tampilan yang disukai untuk beberapa pengguna karena lebih nyaman untuk mata.

Selain itu, berdasar penelitian dari The Vision Council, layar dengan warna terang dapat menimbulkan ketegangan di alat penglihatan. Gejala-gejalanya seperti mata kering, daya penglihatan menurun (terlihat blur), sampai sakit kepala. Menggunakan dark mode adalah solusi untuk mata pengguna yang lebih sehat.

Kelebihan lainnya adalah, dark mode merupakan fitur yang dapat mendukung awetnya baterai ponsel Anda. Dilansir dari weekdone.com, Google telah mengkonfirmasi bahwa menggunakan mode gelap pada layar OLED telah sangat membantu daya tahan baterai ponsel.

Menarik bukan? Inilah alasannya betapa dark mode disambut hangat warganet!

Facebook dan Whatsapp: Kami Menyusul!

Pada September lalu, Facebook pun mengumumkan pihaknya sedang mengembangkan fitur dark mode untuk Facebook Android. Dan, ya, Whatsapp juga mengumumkan 4 fitur baru di versi terbarunya yang salah satunya adalah dark mode. Versi terbaru Whatsapp ini akan hadir di beberapa bulan mendatang.

Wah, apakah semua media sosial akan punya fitur dark mode?

Apakah Anda salah satu yang menunggu fitur dark mode dirilis di semua media sosial? Kita tunggu saja, ya!

Baca isu terkait media sosial lainnya disini:

Fenomena Media Sosial: Antara Demo, “SJW”, dan “BuzzerRp”

Jejak OVO dan Dana, Menanjak Menyaingi Go-Pay

#BubarkanKPI Trending, Joko Anwar Buka Suara

About the author

Alika Mahroza Alya
SEO Content Writer & Marketing Associate at | alika.mahroza@nolimit.id | Website