Beberapa hari yang lalu, kami baru saja membahas bagaimana Instagram merubah perhitungan algoritma dalam memunculkan konten pada feed penggunanya. Pembahasan tersebut ternyata memang sudah mulai disadari oleh beberapa pengguna setia dari media sosial Instagram, di mana perubahan tersebut malah menimbulkan perdebatan yang kurang puas dengan Update tersebut. Hal ini lah yang menjadi salah satu alasan nama Vero mulai dikenal di kancah dunia.

Apa itu Vero??

Vero adalah media sosial baru yang pekan lalu ramai diperbincangkan di beberapa media internasional. Aplikasi yang sudah hadir sejak 2015 ini digadang akan menjadi penantang kuat Instagram dengan menawarkan fitur yang menyasar ‘Instagram Ads and algorithm haters’. Mengapa begitu? Simak 5 hal yang perlu kamu ketahui tentang Vero berikut:

6 Jenis Konten dalam 1 Aplikasi

Media sosial ini mengusung konsep posting yang hampir serupa dengan Path, di mana pengguna bisa membagikan konten secara lebih spesifik. Vero mendukung konten dengan 6 jenis kategori, yaitu Foto, Video, Musik, Buku, Film dan juga Lokasi. Selain itu, Vero pun bisa dioptimalkan secara landscape, sehingga foto yang disajikan tidak hanya bisa dinikmati dalam bentuk portra

Pengaturan Teman

Melihat permasalahan yang ada di media sosial pada umumnya, pengguna tidak bisa menjadi diri sendiri karena keterbatasan pengaturan teman. Biasanya, beberapa pengguna akan sedikit menjaga image mereka dengan tidak menjadi diri sendiri sepenuhnya. Sebenarnya, hal ini sudah disadari oleh beberapa media sosial. Sebut saja Instagram, media sosial yang satu ini memiliki fitur ‘Close Friend’ di mana pengguna bisa memilih beberapa teman saja yang bisa melihat konten yang pengguna bagikan.

Vero menawarkan lebih dari sekedar Close Friend, tetapi 4 kategori teman – Friend (teman), Close Friend (teman dekat), Acquaintance (sebatas kenal) dan Followers (pengikut setia). Mengutip dari moto yang disuguhkan oleh Vero, ‘Everything’s not for everyone’. Artinya pengguna dari Vero bisa membagikan konten dan memilih siapa saja yang bisa dan tidak bisa melihat konten tersebut.

Chronological Feed Timeline

Berbeda dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Instagram dan juga Facebook, Vero lebih memilih konten yang akan muncul di dalam feed secara kronologis (chronological). Hal ini lah yang sampai saat ini ramai dibicarakan, di mana para algorithm haters akan dengan mudah pinda ke media sosial yang satu ini. Entah apakah ini strategi yang dibuat secara khusus atau tidak, tetapi momen bangkitnya Vero ini terjadi ketika media sosial lainnya mulai menggunakan algoritma dalam pemunculan konten di dalam feed.

Aksesibilitas

Hal ke empat yang disuguhkan oleh media sosial ini adalah perihal aksesibilitas. Beberapa kemudahan yang ditawarkan adalah penggunaan one tap untuk semua fitur, seperti membeli barang, menyalakan musik, menonton video dan yang lainnya. Kemudahan ini lah yang membuat media sosial ini disebut sebagai media sosial yang lengkap dan juga mudah untuk digunakan.

Bebas Iklan dan Akun Palsu

Vero mengaplikasikan sistem berlangganan berbayar untuk mendapatkan pemasukan yang stabil dan menjadikannya mandiri tanpa ketergantungan pada pengiklan. Di sisi lain, sistem ini pun dilakuakan agar pengguna lebih nyaman karena tidak ada iklan yang akan muncul di dalam feed Anda.

Kelima poin diataslah yang dinilai menjadi keunggulan media sosial yang satu ini dibandingkan dengan media sosial lainnya, dan tentu saja sangat menarik minat pengguna media sosial lain untuk mulai mencobanya.

Informasi tambahan pun baru saja diumumkan, terutama perihal sistem berlangganan berbayar.

Rabu lalu, 23 Februari 2018, melalui akun twitternya, Vero menyatakan bahwa 1 juta pengguna pertama akan dibebaskan dari biaya berlangganan seumur hidup.

Hal ini berhasil membuatnya kebanjiran pendaftar hingga traffic yang tinggi pada sistem menyebabkan kendala teknis seperti gagal mendaftar dan mendorong Vero membuat pernyataan mengenai itu di hari yang sama. Tertarik untuk mencoba?

About the author

Gerry Ardian Alamsyah
Social Media and Content Marketing at | gerry@nolimit.id | Website

As a Content Marketing, I manage everything related to Content, whether it is on Social Media or even writing any documents for the company. "Don't need to listen to me, I speak more through writing"