Kompetitor dalam sebuah perusahaan merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah bisnis. Adanya kompetitor merupakan suatu hal yang wajar dalam bisnis, terlebih setiap orang memiliki hak untuk menciptakan bisnisnya sendiri. Dalam pandangan bisnis, kompetitor bisa dianggap sebagai partner saing yang tepat untuk memotivasi bisnis yang kita jalani. Tanpa kompetitor, mungkin bisa saja kita kehilangan motivasi bisnis untuk berkembang lebih baik.

Layaknya sebuah persaingan pada umumnya, satu sama lain berupaya keras untuk menjadi yang terbaik. Masing-masing dari mereka menyiapkan strategi terbaiknya, baik itu dalam hal kualitas produk, reputasi brand, dan strategi pemasaran. Bagi perusahaan yang belum menemukan strategi terbaiknya, ada kalanya mereka melakukan observasi terlebih dahulu kepada perusahaan yang dianggap lebih unggul.

Hal tersebut merupakan suatu kewajaran dalam bisnis, selama bertujuan untuk menciptakan persaingan yang sehat. Melalui tahapan ini, sebuah perusahaan akan mudah mengidentifikasi kelemahan dan kelebihannya perusahaannya.

Persaingan Bisnis di Era Media Sosial

Competitor of Company

www.thealternativeboard.ie

Persaingan pun terus berlanjut ke arah bisnis modern, khususnya di media sosial. Saat ini media sosial sudah banyak diminati oleh banyak orang dan memiliki potensi besar untuk mengembangkan pasar. Tidak sedikit perusahaan yang telah memanfaatkan media sosial sebagai penunjang kegiatan promosi, branding, dan sarana komunikasi dengan pelanggan.

Di media sosial, persaingan antar perusahaan menjadi lebih kompleks. Dengan segmentasi yang tidak terbatas, membuat perusahaan memiliki peluang untuk memperluas jaringan pasar. Akibatnya, jumlah kompetitor yang dimiliki akan lebih banyak, baik itu dalam skala nasional maupun internasional. Untuk itu, kita sangat perlu untuk menganalisis kompetitor lebih dalam. Fungsinya agar kita bisa menentukan langkah yang tepat untuk melampaui kompetitor. Untuk itu, kita bisa menggunakan metode competitor analysis untuk mengetahui informasi strategi dan kekuatan kompetitor.

Apa itu Competitor Analysis?

Competitor Analysis

media.coindesk.com

Competitor analysis adalah sebuah metode untuk menggali informasi terkait manajemen pemasaran dan strategi perusahaan dengan tujuan untuk menemukan kekuatan dan kelemahan kompetitor. Competitor Analysis memberikan strategi ofensif dan defensif untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman atau yang lebih dikenal sebagai analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat).

Ruang Lingkup Competitor Analysis di Media Sosial

Analisis akan dilakukan dengan memantau popularitas brand, aktivitas brand, dan sentimen audiens terhadap brand. Dari data yang didapatkan, kita bisa mengetahui kekuatan kompetitor lebih dalam, baik itu dalam hal strategi konten, pelayanan konsumen, dan kualitas produk. Dari data tersebut, kita bisa menerapkan strategi yang mereka lakukan, baik itu dari jenis konten dan campaign, strategi penyebaran konten, dan rincian aktivitas brand terhadap audiens

Bagaimana Cara Menganalisis Kompetitor di Media Sosial?

Dalam praktiknya, kita tidak perlu menganalisis seluruh kompetitor. Ada baiknya, kita klasifikasikan kompetitor berdasarkan kekuatan brand tersebut. Sebagai bahan acuan, kita bisa menjawab pertanyaan dibawah ini untuk menentukan kompetitor kita.

Siapa sebenarnya kompetitor brand saya dan mengapa saya menjadikan mereka sebagai kompetitor?”

Ketika kita sudah bisa menentukan kompetitor,  selanjutnya kita bisa memulai untuk menganalisis kompetitor. Dalam hal ini, ada 3 parameter yang dianalisis untuk menemukan informasi kompetitor secara keseluruhan, yaitu:

1. Brand Popularity & Activity

brand popularity

likesrock.com

Hal pertama yang akan dianalisis adalah memantau popularitas kompetitor di mata audience. Dalam hal ini, kita bisa memetakan posisi popularitas brand berdasarkan interaksi yang dilakukan audience. Biasanya, interaksi akan terjalin melalui konten-konten yang dibuat oleh brand. Jika konten tersebut memiliki kualitas yang bagus, maka audience akan senang untuk berinteraksi melalui fitur respon yang tersedia.

Berawal dari informasi tersebut, kita bisa mengetahui jenis konten seperti apa yang mampu meningkatkan interaksi  audience. Kita cukup mengambil analisis tersebut untuk menciptakan konten yang sesuai dengan selera audience.

Selain memantau popularitas brand, kita harus memantau aktivitas yang dilakukan setiap harinya. Fungsinya adalah untuk mengetahui strategi kompetitor dalam meningkatkan brand awareness di media sosial. Dalam hal ini pun, kita bisa mengindentifikasi karakteristik konten serta demografinya. Untuk karakterstik konten, kita bisa mengetahui rincian konten lebih dalam, seperti gaya bahasa, persona konten, serta dampak terhadap audience.

2. Brand Sentiment

Brand Sentiment

katalystcommunications.com

Brand Sentiment memberikan rangkaian analisis untuk mencari tahu posisi reputasi brand di media sosial. Reputasi yang bisa di analisis meliputi sentiment score dan share of voice. Melalui tahapan ini, kita bisa menggali lebih dalam beberapa isu sentimen yang dimiliki kompetitor. Isu tersebut biasanya selalu berkembang melalui konten-konten viral. Isu tersebut akan menyebar dan akhirnya membentuk opini dari publik sebagai pengguna media sosial.

Dalam hal ini, kita bisa mengklasifikasikan isu tersebut dalam bentuk diagram sentimen. Apakah isu tersebut memiliki sentimen negatif maupun positif.  Biasanya, sentimen negatif akan diperoleh jika sebuah brand tersebut sedang tersandung masalah, seperti masalah produk, pelayanan maupun masalah lainnya.

Melalui analisis tersebut, setidaknya kita bisa mengetahui masalah apa saja yang dihadapi kompetitor yang sekaligus menjadi kelemahan brand tersebut. Ketika kita mampu mengetahui kelemahan kompetitor, maka kita bisa melakukan terobosan baru untuk mengakselerasi brand melalui inovasi produk, optimalisasi pelayanan dan kinerja brand.

3. Brand Benchmark

Brand Benchmark

greenpsf.com

Setelah kita mengetahui kinerja kompetitor di media sosial, ada baiknya kita melakukan analisis perbandingan kinerja dengan kompetitor. Langkah ini sangat penting dilakukan untuk menentukan dan mengevaluasi kinerja brand kita berdasarkan performance kompetitor. Analisis tersebut meliputi social media performance, dan brand potitioning.

Melalui analisis tersebut, kita bisa mengetahui pencapaian brand dalam hal melampaui kompetitor, dan analisis ini akan penting dilakukan untuk mengawal posisi brand ke arah yang lebih baik.

Tantangan dalam Menganalisis Kompetitor

Masalah yang akan dihadapi saat melakukan competitor analysis adalah sulitnya mendapatkan dan mengolah data dari kompetitor. Penyebabnya adalah sulitnya akses pengumpulan data secara komprehensif. Hal ini akan sangat tidak mungkin jika kita harus mengumpulkan data satu per satu di media sosial. Terlebih lagi, jika kompetitor yang akan dianalisis adalah sebuah perusahaan yang besar, tentu akan menghabiskan waktu yang cukup banyak.

Menyikapi masalah teknis tersebut, sebuah keharusan jika perusahaan memiliki alat yang kompeten untuk menganalisis kompetitor. Dengan menggunakan tool tersebut, harapannya kita bisa dengan mudah mengumpulkan dan mengolah data tersebut  menjadi data statistik yang akurat. Pada akhirnya, kita cukup membaca data tersebut dan mengemasnya menjadi analisis yang akurat.

NoLimit Dashboard

Menggunakan alat yang bisa mendukung analisis kompetitor merupakan sebuah langkah yang tepat dalam memudahkan perusahaan untuk megembangkan media sosial mereka. Hal tersebut mampu dilakukan oleh NoLimit Dashboard. Dalam hal ini, competitor analysis yang dilakukan melibatkan metrik-metrik analisis yang sesuai dengan informasi kompetitor.

Perusahaan mampu mengukur performa dari media sosial berdasarkan metrik-metrik tersebut, seperti audience, interaction, talk serta sentiment. Selain performa media sosial, perusahaan juga akan disuguhkan dengan perbandingan brand dengan kompetitor yang telah ditentukan melalui perbandingan yang lebih lengkap, baik itu jumlah pembicaraan maupun pencapaian engagement dari konten-konten yang sudah dibuat.

Dengan demikian, jika berbicara bagaimana menganalisis kompetitor, perusahaan cukup menentukan kompetitor dan tinggal menunggu bagaimana sistem bekerja untuk menyajikan data-data analisis yang akurat. Hasilnya, data kompetitor pun dapat diolah dan diimplementasikan dalam bentuk strategi bisnis.

About the author

ilham-saputra
Ilham Saputra
SEO & Social Media Content at

Hello, I am very enthusiastic about the world of SEO and digital marketing, I am happy to write something with good SEO rule. Have a hobby copy writing and love to interact with people.