Media sosial, memang sejatinya adalah sebuah dunia sosial modern. Segala bentuk informasi berkembang begitu cepat dengan bantuan internet. Oleh karena itu, saat ini internet dianggap sebagai media penyebaran informasi tercepat dibanding dengan media lainnya. Hal tersebut yang menyebabkan media sosial banyak digunakan sebagai media penyebaran informasi. Lain halnya dengan bisnis, media sosial kerap dimanfaatkan juga sebagai media pengembangan brand. Hal tersebut didukung dengan adanya beberapa layanan iklan yang dikelola langsung oleh pengembang media sosial. Sebut saja seperti Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads dsb. Dengan peluang itulah bisnis yang awalnya berkembang secara offline kini memiliki kesempatan yang sama di dunia maya.

Mungkin diantara benak kita pada dasarnya media sosial merupakan tempat yang baik untuk berjualan. Anda bisa melihat beberapa orang memanfaatkan media sosial dengan promosi barang dan promo tertentu. Hal tersebut mengacu ketika Anda melihat sebuah akun brand terkenal dan begitu mudahnya menawarkan produk karena memiliki pengikut yang sangat banyak. Dengan demikian, pundi-pundi penjualan berkembang pesat dengan mudahnya. Sehingga, Anda berusaha untuk meniru promosi yang dilakukan brand tersebut.

Namun, perasaan yang Anda alami saat ini akan berbeda dibanding ketika Anda melihat keberhasilan brand lain. Mungkin, Anda akan merasa kecewa dengan hasil yang tidak sesuai harapan. Karena, Anda sudah meniru sendiri apa yang dilakukan oleh brand lain di media sosial. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk Anda yang masih mengembangkan sebuah bisnis. Lantas apa yang menyebabkan hal tersebut tidak berlaku bagi bisnis Anda?

Media sosial Bukan Hanya Media Promosi

social media marketing

https://assets.entrepreneur.com/content/3×2/1300/20160405200039-email-marketing-guy-computer.png

Dalam sejarahnya, media sosial sejatinya diciptakan untuk menghubungkan orang-orang dalam satu koneksi. Baik itu koneksi pertemanan, sosial, dan lainnya. Dengan demikian, seharusnya media sosial digunakan untuk bersosialisasi dengan banyak orang. Semakin banyak Anda bersosialisasi dengan banyak orang maka, orang secara perlahan akan mengetahui bisnis Anda. Lantas mengapa brand besar begitu mudahnya untuk mempromosikan produknya di media sosial? Sadar atau tidak sadar, Anda pasti mengetahui bahwa brand besar tersebut telah muncul sangat lama dan terkenal melalui media non-internet, seperti televisi, baligho dsb. Saking terkenalnya, brand tersebut memiliki pelanggan setia yang selalu terus menerus menggunakan produk yang ditawarkan. Tak aneh, ketika brand tersebut mulai masuk ke media sosial. Dengan begitu saja, orang langsung mengikuti brand tersebut.

Hal tersebut bisa dibuktikan misalnya ketika Anda memiliki sebuah mobil dari brand tertentu. Pada saat Anda memiliki mobil tersebut maka Anda akan tertarik mengenai segala informasi yang terkait dengan mobil yang Anda miliki. Di Internet, Anda mulai mencari–cari informasi mengenai spare part, layanan servis, dan after sales yang ditawarkan. Informasi tersebut bisa Anda dapatkan di akun media sosial brand tersebut. Sehingga, Anda akan antusias untuk mengikuti informasi terbaru yang diberikan akun brand tersebut. Dengan alasan itulah, orang-orang dengan mudahnya mengikuti akun brand tersebut. Karena mereka sudah percaya terhadap brand tersebut di dunia offline.

Dengan demikian, brand tersebut telah masuk di tahap Brand Activation. Yang mana suatu brand memiliki tujuan untuk mengembangkan, meningkatkan loyalitas pelanggan dan meningkatkan kepercayaan.

Lalu bagaimana dengan bisnis yang baru saja berkembang?

Startup Company

https://thenextweb.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2013/10/170332846.jpg

Jika dalam kasus diatas, brand tersebut telah memiliki popularitas bisnis di sekitar lapisan masyarakat. Sehingga, ketika brand tersebut mulai masuk ke media sosial. Brand tersebut hanya melanjutkan ke tahap brand activation. Berbeda halnya dengan bisnis yang baru saja berkembang baik di dunia offline maupun dunia online. Pada tahap awal ini, Anda harus berjuang keras agar brand anda dikenal dan dipercaya oleh konsumen. Oleh karena itu, Anda harus memanfaatkan media sosial sebagai media pengembangan dan sarana meningkatkan awareness konsumen terhadap produk Anda. Namun, permasalahan yang akan terjadi selanjutnya adalah bagaimana caranya meningkatkan awarness pengguna terhadap brand Anda di media sosial?

Jika Anda membaca studi kasus diatas, pada dasarnya untuk membangun awareness tidak bisa menggunakan cara-cara to the point  untuk mengenalkan pada orang banyak mengenai produk yang Anda jual. Namun, sebelum jauh kesana Anda harus mengenalkan pada orang banyak bahwa brand Anda memang dipercaya untuk beberapa produk di bidang tertentu.

Studi Kasus Pengembangan Brand di Media sosial

Case Study on Social Media Marketing

https://www.formstack.com/blog/wp-content/uploads/2017/08/social-media-marketing.jpg

Contoh kasusnya adalah jika Anda memiliki sebuah brand yang bergerak di bidang jasa otomotif. Sebagai brand yang baru berdiri Anda membutuhkan kepercayaan orang-orang terhadap brand dan layanan servis yang Anda buka. Selain itu Anda membidik target pasar berada di kota Jakarta. Artinya, ketika Anda hendak memasarkan brand Anda di media sosial target utama orang-orang yang mengikuti akun Anda haruslah berasal dari Jakarta atau minimal mereka tinggal di Jakarta.

Seperti saran diatas, bahwa untuk brand yang belum terlalu dikenal masyarakat, maka, Anda harus meningkatkan kepercayaan orang bahwa brand jasa otomotif Anda bisa dipercaya sebagai brand yang ahli membicarakan mengenai permasalahan otomotif. Lantas, bagaimana caranya untuk meyakinkan orang bahwa brand Anda memang ahli dibidang otomotif? Tentunya, Anda harus memberikan informasi lengkap terkait permasalahan di dunia otomotif (yang selanjutnya kita sebut sebagai konten )

Ketika orang membaca konten yang Anda buat dan memang dibutuhkan oleh target konsumen Anda maka, bukan hal yang mustahil kalau konten Anda mendapatkan respon yang positif di media sosial. Salah satu bukti bahwa konten Anda disukai oleh orang-orang adalah dengan adanya interaksi seperti like, share dan comment di setiap konten yang Anda buat (yang selanjutnya kita sebut sebagai interaction). Jika dalam konten tersebut banyak mendapatkan respon yang cukup banyak. Bukan sebuah kemustahilan bahwa konten Anda sedang menuju ke arah viral.

Pada saat kondisi tersebut, konten Anda banyak dilirik orang dengan target audience yang jauh lebih global. Bisa sifatnya interlokal maupun secara nasional. Selain itu, keuntungan yang akan didapatkan setelahnya adalah brand Anda mulai dikenal, dan orang-orang akan antusias mengikuti brand Anda karena mereka yakin bahwa brand Anda selalu memberikan solusi terkait sebuah permasalahan di bidang otomotif.

Pada saat inilah, brand Anda akan berkembang dan populer. Sehingga, barulah Anda bisa mengenalkan produk atau layanan Anda di setiap permasalahan yang Anda bahas.

Melihat contoh kasus diatas, mungkin terkesan akan sangat mudah untuk dilakukan dengan hasil yang diharapkan. Namun, faktanya mungkin cara diatas sudah dilakukan oleh Anda sendiri dan ribuan pelaku bisnis di media sosial dengan hasil diluar harapan. Banyak para pelaku bisnis yang merasa frustasi dengan apa yang sudah dilakukan seperti kasus diatas. Lantas, mengapa cara diatas masih tetap tidak memberikan efek apa-apa terhadap akun media sosial Anda?

Untuk menjawab masalah-masalah tersebut kami memberikan beberapa pertanyaan sebagai bahan evaluasi terhadap apa yang dilakukan selama ini, yaitu:

  1. Apakah konten Anda dianggap berkualitas di mata pembaca?
  2. Kapan konten tersebut di posting?
  3. Berapa banyak konten yang Anda buat setiap hari nya?
  4. Apakah konten yang Anda buat sudah di distribusikan ke target audience?

4 Pertanyaan diatas bisa Anda jawab masing-masing terlebih dahulu. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan muncul sebuah kesimpulan bahwa untuk memasarkan sesuatu di media sosial harus membutuhkan strategi. Jadi, setelah Anda membaca ini Anda harus mengubah mindset bahwa membuat konten di media sosial bukan sesuatu yang asal-asalan dan tanpa perencanaan terlebih dahulu.

Untuk itu, beberapa jawaban dari pertanyaan diatas bisa memberikan gambaran strategi yang harus Anda lakukan selanjutnya, yaitu:

#1 Definisi Konten Berkualitas

what is content

https://broncoroundup.org/wp-content/uploads/2017/08/write.jpg

Secara sederhana, konten bisa dikatakan berkualitas jika konten yang kita buat mampu memberikan feedback yang diharapkan. Tentunya feedback yang dimaksud adalah feedback positif dan memiliki efek viral. Jadi, tidak semua konten yang memiliki respon yang banyak bisa dikatakan berkualitas. Karena, bisa saja sebuah konten yang bermuatan negatif banyak mendapat respon baik itu cacian, hinaan dan respon lainnya.

Oleh karena itu, untuk menciptakan feedback yang diharapkan, maka isi konten haruslah berbobot dan memiliki informasi yang penting. Sebagai tolak ukurnya, Anda bisa mengamati konten yang Anda buat setiap harinya. Seperti mengamati jumlah like terhadap konten Anda, berapa banyak orang yang berkomentar terhadap konten Anda dan berapa banyak orang yang membagikan konten Anda.

Semakin banyak respon yang didapat, maka, konten Anda berhasil memberikan perhatian banyak orang dan ketika respon pembaca sangat positif maka, konten yang Anda buat bisa dikatakan sebagai konten yang berkualitas di mata pembaca.

Cara Membuat Konten Yang Berkualitas

Anda bisa memulai dengan hal yang sederhana dan bermanfaat. Jika kita bandingkan dengan kasus jasa otomotif di atas. Anda bisa memberikan konten yang terkini mengenai informasi seputar otomotif. Selain itu, jenis konten bisa mempengaruhi terhadap kualitas konten. Anda bisa membuat konten dalam bentuk grafis atau video. Dengan maksud, agar orang-orang minimal tertarik untuk melihat dan membaca konten Anda.

#2 Waktu Terbaik Untuk Posting

Time Posting on social media

https://www.makemac.com/wp-content/uploads/2016/12/instagram-saved-post-1.jpg

Waktu memang menentukan sebuah momentum dari sebuah konten. Hal tersebut akan mempengaruhi tingkat baca audience terhadap konten Anda. Misalnya jika Anda memposting sebuah konten di saat orang-orang banyak yang online tentu konten Anda akan banyak dibaca dan bisa terlihat respon yang dihasilkan. Untuk itu, Anda bisa melakukan posting di jam-jam mayoritas orang Indonesia aktif di media sosial. Baik itu sebelum berangkat kerja, jam istirahat atau jam pulang di sore hari.

Ketika Anda memposting konten tersebut diwaktu yang tepat maka hal tersebut akan meningkatkan peluang interaksi yang akan didapatkan dari konten tersebut.

#3 Berapa Banyak Jumlah Posting yang harus dibuat?

How Much posting on social media

http://www.smilesavvy.com/wp-content/uploads/2016/12/instagramposttime.jpg

Seperti kesimpulan diatas, bahwa konten bisa dikatakan sebagai senjata. Artinya, semakin banyak konten berkualitas yang dibuat maka, Anda bisa menghitung sendiri berapa banyak respon yang akan didapat. Perlu diketahui, konsistensi untuk membuat konten memang perlu dilakukan. Tujuannya agar audience yang sudah menikmati konten Anda tidak kehilangan prioritas untuk mengunjungi akun Anda. Misalnya, jika Anda memposting dengan frekuensi yang tidak menentu seperti seminggu sekali lalu selanjutnya sebulan sekali. Hal tersebut yang akhirnya menyebabkan akun Anda tidak diprioritaskan untuk dibaca. Walaupun, konten yang Anda buat selalu berkualitas.

#4 Menentukan Target Audience

Target Audience

https://coschedule.com/blog/wp-content/uploads/Blog_Ben_FindYourTargetAudience-header.png

Layaknya sebuah bisnis, membuat konten membutuhkan target audience yang tepat. Bagaimana tidak, andai kata Anda memposting mengenai topik otomotif lalu Anda sebarkan kepada orang yang tidak menyukai otomotif tentu konten yang Anda buat tidak menarik minat audience Anda untuk membacanya. Untuk itu, anda harus memposting sebuah konten yang sesuai dengan minat yang sesuai.

Untuk itu, Anda bisa memulai dengan cara memilih teman atau forum group yang sering membahas topik yang sama. Atau untuk memancingnya minat tersebut Anda bisa memulai dengan memposting topik tertentu dan disalurkan ke beberapa lini pertemanan yang sesuai.

Kesulitan-Kesulitan Membuat Strategi Konten di Media Sosial

Kesulitan dalam menjalankan social media marketing

https://sholikin2016.files.wordpress.com/2016/04/1.jpg

Dari Jawaban di atas harapannya bisa membantu Anda memberikan solusi terhadap permasalahan yang Anda hadapi di media sosial. Namun, ketika Anda mencoba memahami strategi diatas nampaknya ada sebuah kesimpulan yang cukup membuat Anda berpikir untuk menjalankannya secara konsisten. Bahwa strategi di atas membutuhkan analisa yang dalam dan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Hal tersebut bisa dirasakan ketika Anda memulai untuk mencari ide-ide konten. Lalu Anda harus mengamati manual terkait aktivitas audience Anda, di sisi lain Anda juga harus menghitung sendiri jumlah konten yang dibuat. Belum lagi, Anda harus menetukan target audience yang sesuai dengan bisnis Anda.

Selain itu, ketika Anda mencoba menerapkan strategi diatas Anda juga harus memiliki tolak ukur yang jelas untuk menentukan apakah konten yang Anda buat sudah tepat atau tidak untuk bisnis Anda. Jika Anda mencoba mengukur secara manual. Maka, Anda akan menemukan kesulitan-kesulitan lain yang berkenaan mencari data dari strategi konten yang dibuat. Seperti menghitung sendiri berapa banyak orang yang menyukai konten Anda, menganalisa sendiri ketertarikan orang terhadap konten Anda. Bahkan, Anda harus mencari sendiri target Audience hanya mengandalkan fitur “search” di media sosial.

Hal inilah, yang menyebabkan strategi yang awalnya ingin diterapkan dengan cepat menjadi terhambat dan tidak efektif karena strategi yang Anda jalani tidak memberikan data yang jelas.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut maka, Anda membutuhkan tools yang mampu menyediakan data yang lebih valid dan komprehensif mengenai strategi konten yang Anda lakukan selama ini. Tujuannya agar ketika Anda hendak melakukan sebuah eksperimen konten di media sosial. Maka, tolak ukur yang dihasilkan mampu membantu Anda untuk menentukan keputusan apakah konten A layak untuk dilanjutkan atau tidak.

Menggunakan NoLimit Dashboard

NoLimit Dashboard

NoLimit Dashboard

Dari masalah yang kompleks mengenai strategi konten dan pemasaran melalui media sosial maka, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa Anda harus membutuhkan alat analisis yang mampu memberikan data yang lengkap terhadap kegiatan social media marketing Anda, khususnya dalam analisa konten. Solusinya Anda bisa mencoba untuk menggunakan NoLimit Dashboard sebagai online media monitoring. NoLimit Dashboard mampu memberikan informasi yang valid dan menyeluruh terkait segala jenis analisis yang dibutuhkan di media sosial. Sehingga, Anda tidak perlu untuk mencari satu persatu data yang Anda butuhkan di media sosial. Karena, dari data yang tersebar di media sosial otomatis akan teranalisa secara detil dalam bentuk metrik-metrik.

Sebagai contoh diatas, ketika Anda hendak mencari konten seperti apa yang digemari oleh audience Anda maka, Anda bisa menggunakan metrik virality, applause dan talk sebagai tolak ukur respon dari konten yang Anda buat. Bahkan, Anda akan dimudahkan dengan metrik tersebut karena, metrik-metrik tersebut otomatis menghitung secara riil setiap konten yang Anda buat. Dengan demikian, maka Anda tidak akan kesulitan menemukan data jika konten yang Anda buat terus menerus bertambah.

Contoh lainnya, ketika Anda hendak menemukan target audience yang sesuai dengan bisnis Anda maka, Anda bisa menganalisa melalui hashtag, keyword bahkan akun kompetitor sebagai bahan analisa untuk kegiatan bisnis Anda kedepannya. Bahkan, Anda akan disuguhkan dengan informasi mengenai persentase ketertarikan audience berdasarkan aktifitasnya di media sosial. Keuntungannya, ketika Anda mendapatkan data tersebut maka Anda cukup membuat konten yang dituju sesuai dengan interest masing-masing di media sosial. Di tambah, ketika Anda ingin mengetahui waktu kapan orang-orang aktif di media sosial maka, Anda tidak perlu untuk meraba-raba waktu yang tepat. Karena, melalui metrik peaktime Anda cukup memantau aktivitas orang sesuai dengan kata kunci yang Anda bidik. Sehingga, analisa waktu tersebut mampu mendukung strategi konten yang akan dilakukan.

Dari beberapa contoh diatas, itu hanya merupakan salah satu manfaat ketika Anda memutuskan menggunakan social media analytics. Dengan harapan, brand Anda di media sosial mampu bersaing dengan brand besar lainnya. Karena, bukan sesuatu yang mustahil kalau brand Anda bisa terkenal karena aktivitas media sosial yang bermanfaat bagi audience dan pengguna lainnya. Ketika Anda telah mengalami hal tersebut maka, Anda cukup fokus di media sosial dengan produk-produk terbaik Anda.

COBA NOLIMIT DASHBOARD

About the author

ilham-saputra
Ilham Saputra
SEO & Social Media Content at

Hello, I am very enthusiastic about the world of SEO and digital marketing, I am happy to write something with good SEO rule. Have a hobby copy writing and love to interact with people.