Bagi para pengguna social media, istilah Hashtag (tagar) atau yang dikenal dengan ikon #, bukan lah lagi menjadi sesuatu hal yang baru. Bahkan, sampai saat ini, banyak pengguna social media yang membuat setiap deskripsi dari postingan mereka dengan tambahan Hashtag di dalamnya. Tepat pada tanggal 23 Agustus 2017 kemarin, Hashtag pada Twitter menginjak umur yang ke sepuluh. Dengan umurnya yang menginjak 10 tahun ini, apakah kalian para pengguna Hashtag sudah mengetahui sepenuhnya apa itu Hashtag dan bagaimana menggunakan Hashtag dengan baik dan benar?

Biasanya, Hashtag di social media digunakan sebagai penanda sebuah acara khusus, digunakan dalam rangka promosi ataupun untuk pengelompokan kategori postingan pada social media. Sebagai contohnya, pada tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, di mana bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, para pengguna social media menyematkan Hashtag #RI72 dan #IndonesiaMerdeka. Hashtag ini digunakan sebagai penanda bahwa konten dengan hashtag tersebut memiliki konten yang berkaitan dengan hari kemerdekaan Indonesia.

Twitter

Sedangkan Hashtag yang digunakan sebagai cara promosi biasanya digunakan oleh brand tertentu agar Hashtag tersebut menjadi viral dan trending, di mana dampaknya informasi tersebut bisa terbaca oleh lebih banyak orang. Sebagai contoh, dalam dunia telekomunikasi, setiap provider menggunakan hashtag yang berbeda-beda dalam mempromosikan produk mereka.

Twitter

Twitter

Twitter

Hal terakhir yang biasanya berkaitan dengan Hashtag pada social media adalah pengelompokan beberapa postingan ke dalam satu Hashtag. Cara ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah kategori dalam social media di mana konten-konten tersebut menjadi lebih mudah untuk ditemukan. Salah satu contoh Hashtag yang paling popular saat ini adalah #OOTD (Out Fit of The Day). Hashtag ini digunakan untuk menandakan bahwa postingan tersebut berhubungan dengan gaya berpakaian dari berbagai macam pengguna social media.

Twitter

Fitur Hashtag itu sendiri kini bukan menjadi hal yang tabu untuk pengguna social media, akan tetapi, masih banyak orang yang belum paham betul bagaimana menggunakan Hashtag dengan baik dan benar, terlebih lagi untuk mereka yang memang mengincar engagement dari penggunaan Hashtag tersebut. Pada blognya, TrackMaven menyimpulkan bahwa jumlah dari penggunaan Hashtag pada setiap postingannya bisa mempengaruhi pada dampak engagement sebuah akun. Bahkan, kesimpulan akhirnya adalah bahwa pada social media Twitter, menggunakan hanya satu buah Hashtag saja adalah cara terbaik untuk bisa mendapatkan engagement dari pengguna social media.

TrackMaven

Dengan melihat hasil analisis di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa sebenarnya semakin sedikit atau bahkan hanya satu buah Hashtag adalah cara terbaik untuk bisa memaksimalkan engagement yang bisa didapatkan. Namun, sebelum berbicara lebih jauh perihal penggunaan Hashtag di social media, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu sebenarnya Hashtag.

Apa Itu Hashtag?

Hashtag adalah satu kata atau frase yang diawali dengan tanda tagar (#) serta ditulis tanpa spasi. Dengan kata lain, Hashtag itu sendiri merupakan sebuah kata kunci atau topik yang menarik, yang ditulis tanpa spasi. Sistem fitur Hashtag sendiri dibuat dengan sengaja untuk mempermudah pencarian sebuah topik di social media.

Hashtag bekerja sebagai induk dari beberapa postingan. Mudahnya, apabila pengguna social media menekan Hashtag tersebut, mereka akan diarahkan ke sebuah halaman di mana di dalamnya berisi konten-konten yang menggunakan Hashtag tersebut. Untuk saat ini, hampir semua jenis social media sudah menggunakan fitur Hashtag, seperti Twitter, Instagram, Facebook, Youtube dan juga yang lainnya.

Penggunaan Hashtag ini bermula pada social media Twitter, di mana mulai secara resmi digunakan pada tahun 2007. Wired.com, pada artikelnya, menuliskan bagaimana proses awal terciptanya Hashtag, atau penggunaan Tag pada social media Twitter. Chris Messina adalah penemu dan penggagas dari penggunaan Hashtag pada Twitter. Bahkan, pengguna Twitter pertama kali yang secara resmi menggunakan fitur Hashtag adalah dirinya, dan pada tanggal 23 Agustus 2017 kemarin pun Messina merayakan kembali lahirnya fitur Hashtag di social media.

https://medium.com/chris-messina/hashtag10-8e114c382b06

Bagaimana Cara Menggunakan Hashtag dengan Baik?

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa saat ini masih banyak sekali pengguna social media yang belum mengerti dengan baik bagaimana menggunakan Hashtag dengan baik dan benar, dan bagaimana memanfaatkan Hashtag tersebut untuk keuntungan penggunanya. Bahkan, kesalahan yang paling fatal terjadi apabila seseorang membuat sebuah konten kalimat dengan menggunakan Hashtag di setiap katanya.

https://pics.onsizzle.com

Untuk tujuan membuat sebuah kategori dari postingan di social media, Anda seharusnya hanya membuat Hashtag dengan satu kalimat saja yang terdiri paling tidak 2 kata yang ditulis tanpa spasi. Dengan menulis terlalu banyak Hashtag dalam setiap postingannya malah akan membuat pembaca terganggu dan tidak tertarik dengan Hashtag tersebut.

Pada intinya, dengan muncul sebuah Hashtag yang Anda buat, pengguna social media yang tertarik atau bahkan menekan Hashtag tersebut akan menemukan konten Anda dan juga konten lainnya yang menggunakan Hashtag serupa.

Aturan lainnya, tentu saja Hashtag yang digunakan harus berhubungan dengan konten yang disajikan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa tujuan utama dari Hashtag tersebut adalah untuk memfilter tulisan di social media dan memudahkan untuk mencari konten dengan topik tertentu. Apabila Anda menggunakan Hashtag yang tidak berhubungan dengan konten yang disajikan, atau dengan sengaja menggunakan Hashtag yang sudah trending hanya untuk promosi semata, hal ini tidak akan memberikan manfaat atau dampak apapun kepada konten Anda.

Hashtag untuk Bisnis

Setelah mengetahui apa-apa saja yang dianjurkan dan tidak dianjurkan dalam menggunakan Hashtag di social media, kini Anda bisa mengembangkan penggunaan Hashtag tersebut ke dalam bisnis yang sedang Anda jalani. Social media sendiri kini sudah menjadi media yang sering digunakan sebagai media pemasaran sebuah bisnis atau usaha, bahkan penjual barang pun kini sudah beralih ke social media dalam melakukan promosi-promosi.

Salah satu fungsi dari Hashtag yang paling sering digunakan oleh pebisnis adalah untuk melakukan sebuah kampanye (campaign). Campaign pada social media sering digunakan untuk menyebarkan informasi yang mereka tawarkan secara lengkap dan spesifik dengan menggunakan Hashtag tertentu. Informasi tersebut bisa berupa informasi produk bisnis yang Anda tawarkan, informasi promo, ataupun informasi terntang bisnis yang Anda jalankan.

Untuk informasi perihal produk dan juga informasi tentang produk dari bisnis yang dijalankan, Anda bisa melihat 3 contoh Hashtag yang digunakan oleh 3 provider besar di Indonesia yang kami tampilkan di awal artikel. Provider XL menggunakan hashtag #BebaskanBicaramu untuk mempromosikan fitur terbaru mereka. Sedangkan Indosat menggunakan Hashtag #iCareInfo sebagai kategori postingan informasi tentang penggunaan kartu Indosat. Lalu, Telkomsel menggunakan Hashtag #The5MinVideo untuk mempromosikan program acara yang sedang mereka buat. Dengan menggunakan Hashtag tersebut, tujuannya adalah bahwa pengguna social media bisa lebih mudah dalam mencari konten-konten yang berhubungan dengan Hashtag tersebut. Terlebih lagi apabila semakin banyak Hashtag tersebut di tulis ulang atau Retweet dalam Twitter, Hashtag tersebut bisa menjadi viral dan trending, sehingga akan semakin banyak pula yang membaca Hashtag yang telah Anda buat.

Kami pun pernah membahas perihal penggunaan Hashtag pada tiga E-Commerce di Indonesia, di mana ketiga pegiat bisnis tersebut menggunakan Hashtag sebagai promo kuis yang mereka buat. Cara ini pun sangat berguna untuk meningkatkan engagement dan interaksi pada social media Anda.

Hashtag Tracking and Analytics

Setelah mengetahui apa itu Hashtag, bagaimana cara menggunakannya dengan baik dan benar, terlebih lagi untuk keuntungan bisnis, Anda pun harus memperhatikan audience dari pembaca Hashtag tersebut. Hal ini akan percuma apabila Hastag yang sudah Anda viralkan tidak mengenai sasaran Audience yang tepat. Memantau dan menganalisis Hashtag yang sudah Anda buat sama pentingnya dengan melakukan penelitian perihal kalimat yang Anda jadikan sebagai Hashtag. Dengan menggunakan mesin NoLimit Dashboard, Anda bisa mengambil keuntungan dengan memantau dan mendapatkan analisis secara mendalam perihal Hashtag yang Anda buat.

NoLimit Dashboard

NoLimit Dashboard

NoLimit Dashboard

Dengan penggunaanya yang mudah, Anda bisa mendapatkan laporan analisis mendetil dari Hashtag yang sudah Anda buat. NoLimit Dashboard menawarkan berpuluh-puluh metrik yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan Hashtag yang sudah Anda buat. Anda pun bisa mengunduh Raw Data mentah perihal hasil analisis dari NoLimit Dashboard, sehingga Anda bisa menilai sendiri bagaimana performa dari Hashtag yang sedang Anda kampanyekan. Pada akhirnya, Hashtag yang sudah berhasil Anda viralkan pun bisa mencapai audience yang sesuai dan menguntungkan untuk bisnis dan juga penjualan Anda.

COBA NOLIMIT DASHBOARD

About the author

Gerry Ardian Alamsyah
Social Media and Content Marketing at | gerry@nolimit.id |

As a Content Marketing, I manage everything related to Content, whether it is on Social Media or even writing any documents for the company. "Don't need to listen to me, I speak more through writing"